BREAKING NEWS - Jenazah Guru SMK Ichthus Diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara

Suasana di depan ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara, masih terlihat ramai. Istri korban Silvia Walalangi mengatakan otopsi dimulai pukul 09.00 Wita

BREAKING NEWS - Jenazah Guru SMK Ichthus Diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara
jufry mantak/tribun manado
Jenazah Guru BREAKING NEWS! Jenazah Guru SMK Ichthus Diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Suasana di depan ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara, masih terlihat ramai.

Saat didatangi wartawan tribunmanado.co.id, Selasa (22/10/2019) pagi, sekitar pukul 09.50 Wita, ternyata keluarga dari Alexander Pangkey (54) warga Desa Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, yang menunggu di depan ruang jenazah.

Terpantau wartawan tribunmanado.co.id, istri korban terus menunggu jenazah korban yang sementara di otopsi oleh pihak vorensik dan didampingi aparat kepolisian.

Istri korban, Silvia Walalangi, saat diwawancarai wartawan tribunmanado.co.id, mengatakan, otopsi dimulai jam 09.00 Wita.

"Sampai saat ini, kami masih menunggu," katanya.

Terpantau juga, ada dua anggota penyidik Polresta Manado, dan Polsek Mapanget, berada di depan ruang jenazah rumah sakit Bhayangkara.

Diketahui, guru Agama di SMK Ichthus ini, meninggal akibat ditikam siswanya sendiri, berinisial FL (16), warga Kelurahan Mapanget Barat, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut.

Peristiwanya terjadi di depan sekolah, Senin (21/10/2019) siang.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit Auri, dan dirujuk ke RSUP Prof Kandou Manado, namun, malamnya dinyatakan meninggal dunia. (Juf)

 Kematian Guru SMK Ichthus, Toar Palilingan Sebut Kasus Ini Mencoreng Dunia Pendidikan di Sulut

TONTON JUGA :

Penulis: Jufry Mantak
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved