Pemerintahan Indonesia

Nasdem Bereaksi, Pemerintahan Tanpa Oposisi Negara jadi Otoriter, Efek Prabowo Ditunjuk jadi Menhan?

Surya Paloh artikan Pemerintahan Tanpa Oposisi Negara jadi Otoriter saat Prabowo Subianto Ditunjuk isi pos Menhan?

Nasdem Bereaksi, Pemerintahan Tanpa Oposisi Negara jadi Otoriter, Efek Prabowo Ditunjuk jadi Menhan?
Tangkapan layar KompasTV
Prabowo memotong ucapan Surya saat menggelar konferensi pers usai keduanya mengadakan pertemuan, Minggu (13/10/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Surya Paloh menyatakan, bila seluruh partai menjadi koalisi pemerintahan, dikhawatirkan sistem check and balance akan hilang.

"Kalau begitu check and balance tidak ada, tidak ada lagi yang beroposisi berarti demokrasi sudah selesai. Negara sudah berubah menjadi negara otoriter, atau bermonarki," ujarnya. 

Padahal, sistem tersebut diperlukan di dalam negara demokrasi seperti yang dianut Indonesia.

Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh menyebutkan partainya siap jadi oposisi.

Dilansir dari Kompas.com, Sebagai Partai pendukung pemerintahan, Partai Nasdem memberikan sinyal siap menjadi oposisi pada pemerintahan kali ini.

Partai Nasdem diketahui merupakan salah satu partai pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Sinyal tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh usai menghadiri pelantikan Jokowi-Ma'ruf di Gedung Kura-Kura, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh memberi keterangan kepada awak media di lokasi acara konsolidasi fraksi Partai NasDem, Hotel Kartika Plaza, Kuta - Bali pada Kamis (14/1/2016).
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh memberi keterangan kepada awak media di lokasi acara konsolidasi fraksi Partai NasDem, Hotel Kartika Plaza, Kuta - Bali pada Kamis (14/1/2016). (Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa)

Menurut dia, bila semua partai politik mendukung pemerintah, Partai Nasdem siap menjadi oposisi.

"Kalau tidak ada yang oposisi, Nasdem saja yang jadi oposisi," kata Surya seperti dilansir dari Kompas TV, Senin (21/10/2019.

Hari ini, Jokowi memanggil sejumlah kandidat calon menteri ke Istana Kepresidenan.

Halaman
1234
Penulis: Frandi Piring
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved