Sosok Tokoh
Profil Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin resmi terpilih sebagai Wakil Presiden Indonesia, mendampingi Presiden Joko Widodo.
Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID - Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin dilantik menjadi presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019).
KH Ma'ruf Amin resmi terpilih sebagai Wakil Presiden Indonesia, mendampingi Presiden Joko Widodo.
Ma'ruf Amin resmi menjadi Wakil Presiden RI setelah dilantik oleh MPR RI.
Keduanya dilantik menjadi Pesiden dan Wakil Presiden Indonesia pada 20 Oktober 2019.
Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma'ruf Amin (lahir di Kresek, Tangerang, Masa Pendudukan Jepang, 11 Maret 1943; umur 76 tahun) adalah ulama dan politisi Indonesia.
Ma'ruf saat ini menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia.
Ia merupakan Wakil Presiden terpilih pada Pilpres 2019 yang akan mendampingi Joko Widodo pada masa kepemimpinan 2019 - 2024.
Ma'ruf duduk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden pada masa jabatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Pada 9 Agustus 2018, Ma'ruf diumumkan sebagai calon wakil presiden pada pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 oleh Presiden Joko Widodo, yang ingin maju sekali lagi dalam pemilihan umum Presiden Indonesia 2019 sebagai calon presiden.
Sebagai tokoh ulama Indonesia, KH Ma'ruf Amin telah aktif di Nahdlatul Ulama sejak lama.
Di organisasi tersebut, KH Ma'ruf Amin telah menduduki berbagai jabatan strategis.
Selain itu, KH Ma'ruf Amin juga merupakan seorang politisi.
KH Ma'ruf Amin mengawali kariernya sebagai guru sekolah di Jakarta Utara pada 1964 hingga 1970.
Pada kurun waktu tersebut, KH Ma'ruf Amin juga sudak aktif sebagai seorang pendakwah.
KH Ma'ruf Amin menjadi dosen di Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdlatul Ulama Jakarta pada 1968.
Selain itu, KH Ma'ruf Amin aktif berorganisasi di Nahdlatul Ulama.
Bahkan ia telah menjadi Ketua Ansor Jakarta pada 1964-1966.
Pada tahun 1977 hingga 1989, dirinya didapuk menjadi pengurus Lembaga Da'wah PBNU Jakarta.
KH Ma'ruf Amin juga merupakan tokoh senior di Majelis Ulama Indonesia atau MUI.
Pasalnya, ia telah bekecimpung di MUI sejak lama.
Ia sudah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat pada 1996.
KH Ma'ruf Amin sendiri memiliki pengalaman yang panjang di jabatan publik.
Dia memiliki pengalaman 7 tahun sebagai Anggota Dewan Presiden (2007-2014).
• Jelang Pelantikan Presiden, Gereja Katedral Perketat Pengamanan Saat Ibadah
Ma'ruf Amin juga memiliki pengalaman legislatif dari tahun 1971 hingga 1999.
Terakhir, Ma'ruf Amin merupakan anggota Badan Pertimbangan Ideologi Pancasila bersama Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Said Aqil Siradj, Mahfud MD, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, dan Wisnu Bawa Tenaya.
BPIP sendiri diketuai Megawati Soekarnoputri.
Pada Pilpres 2019, KH Ma'ruf Amin digandeng Presiden Jokowi untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden.
Setelah melalui berbagai proses panjang, keduanya terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2019-2024.
Pelantikan Jokowi-Maruf Amin
Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin dilantik menjadi presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019).
Rencananya, pelantikan Jokowi-Ma'ruf digelar di Kompleks MPR mulai pukul 14.30 WIB.
Ada tata cara tersendiri dalam pelantikan presiden dan wakil presiden dan berbeda dengan pelantikan sejumlah pejabat negara lainnya.
Acara pelantikan presiden dan wakil presiden akan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta.
Selanjutnya, akan ada pembukaan sidang paripurna MPR serta pembacaan keputusan KPU oleh Pimpinan MPR.
Acara pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah yang dilakukan secara bergantian oleh presiden dan wakil presiden.
Setelah itu, ada acara penandatangan berita acara pelantikan serta penyerahan berita acara pelantikan oleh Pimpinan MPR.
Setelah pimpinan MPR melanjutkan sidang paripurna MPR, dilanjutkan dengan pidato presiden dan pembacaan doa.
Menyanyikan kembali lagu kebangsaan Indonesia Raya menjadi penutup acara pelantikan presiden dan wakil presiden 2019-2024.
Rincian Riwayat Karier dan Pendidikan
Pendidikan umum
- SR Kresek, Tangerang (1955)
- Madrasah Ibtidaiyah Kresek, Tangerang (1955)
- Madrasah Tsanawiyah Pesantren Tebuireng, Jombang (1958)
- Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang (1961)
- Fakultas Ushuluddin Universitas Ibnu Chaldun, Bogor (1967)
• Autoimun Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Keliru Mendeteksi, Kenali 14 Jenisnya
Pendidikan khusus
- Pesantren, Banten (1963)
Karier Pekerjaan
Guru Sekolah-sekolah di Jakarta Utara (1964-1970)
Pendakwah (1964)
Dosen Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdatul Ulama (Unnu), Jakarta (1968)
Direktur dan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan dan Yayasan Al-Jihad (1976)
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (kehidupan beragama) (2007–2010)
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2010–2014)
Legislatif
- Anggota DPRD DKI Jakarta dari Utusan Golongan (1971–1973)
Organisasi
- Ketua Fraksi Utusan Golongan DPRD DKI Jakarta
- Anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (1973–1977)
- Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD DKI Jakarta
- Anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (1977–1982)
- Pimpinan Komisi A dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
- Anggota MPR RI dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1997–1999)
- Anggota MPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
- Anggota DPR RI dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1999–2004)
- Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
- Anggota Panitia Anggaran DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)
- Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1999)
• Anak Samuel Etoo Tak Jadi Perkuat Kamerun di Piala Dunia, Terhalang Keputusan Presiden
Jabatan lain
- Ketua Ansor, Jakarta (1964–1966)
- Ketua Front Pemuda (1964–1967)
- Ketua NU, Jakarta (1966–1970)
- Wakil Ketua Wilayah NU, Jakarta (1968–1976)
- Anggota Koordinator Da'wah (Kodi), Jakarta (1970–1972)
- Anggota Bazis (Badan amil zakat, infaq, dan shadaqah), Jakarta (1971–1977)
- Ketua Dewan Fraksi PPP (1973–1977)
- Anggota Pengurus Lembaga Da'wah PBNU, Jakarta (1977–1989)
- Ketua Umum Yayasan Syekh Nawawi Al Bantani (1987)
- Katib Aam Syuriah PBNU (1989–1994)
- Anggota MUI Pusat (1990)
- Rois Syuriah PBNU (1994–1998)
- Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat (1996)
- Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) (1996)
- Ketua Dewan Syuro PKB (1998)
- Mustasyar PBNU (1998)
- Anggota Komite Ahli Pengembangan Bank Syariah Bank Indonesia (1999)
- Ketua Komisi Fatwa MUI (2001–2007)
- Mustasyar PKB (2002–2007)
- Ketua Harian Dewan Syariah Nasional MUI (2004–2010)
- Ketua MUI (2015–)
- Wakil Presiden Indonesia 2019-2024
• Jelang Pelantikan Presiden Besok, Paspampres Gelar Simulasi Pengamanan saat Situasi Darurat
• Jusuf Kalla Ungkap Kesan selama Jadi Wapres: Tak Bisa Dibohongi, Pak Jokowi Tahu Detail
• (Video) Preman Pasar yang Pukul Kepala Anggota TNI dan Bentak Polisi Tersenyum Kecut saat Digiring
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/profil-wakil-presiden-ri-kh-maruf-amin.jpg)