News

Jokowi Sebut Indonesia Tak Kekurangan Orang-orang Hebat yang Mampu Memimpin Kementerian dan Lembaga

Mereka terserak di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, juga TNI dan polisi. Tak sulit menemukan." tulis Jokowi

Jokowi Sebut Indonesia Tak Kekurangan Orang-orang Hebat yang Mampu Memimpin Kementerian dan Lembaga
surya malang
Presiden Jokowi 

Dengan nada bercanda, Ali Ngabalin tengah menunggu telepon dari Jokowi untuk mengumumkan dirinya diangkat sebagai menteri.

"Jangan-jangan jadi menteri nih?" canda sang pembawa acara.

"Lagi tunggu telepon," jawab 

Ali Ngabalin seraya tertawa.

Bicara soal telepon, ternyata Jokowi memang baru saja mengunggah foto gagang telepon tergantung di

Instagram @jokowi, Kamis (17/10/2019).

Dalam unggahan itu, tampak gagang telepon model lama berwarna hitam.

Terlihat tulisan "sabar! sebentar lagi..." di bawah telepon tersebut.

Melalui caption unggahan itu, Jokowi mengaku sudah membaca prediksi calon menteri 2019-2024.

Jokowi menegaskan bahwa susunan kabinet menterinya memang sudah selesai.

Namun mantan Wali Kota Solo ini belum memastikan kapan dirinya mengumumkan nama-nama menteri.

Jokowi pun meminta masyarakat bersabar menunggu pengumuman nama menteri yang berasal dari berbagai kalangan itu.

"Selamat pagi. Saya telah menerima beberapa versi “bocoran” nama-nama menteri kabinet untuk pemerintahan periode 2019-2024. Saya sendiri membacanya dengan antusias kalau-kalau itu benar adalah bocoran

Yang jelas, susunan kabinet untuk pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Saya akan umumkan segera setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024 pada 20 Oktober, bisa di hari yang sama, atau setelahnya.

Siapa-siapa yang akan membantu saya di pemerintahan nanti? Sabarlah. Indonesia ini tak berkekurangan orang-orang hebat dan mampu memimpin kementerian dan lembaga, dan bersedia untuk mengabdi kepada bangsa ini.

Mereka terserak di semua bidang pekerjaan dan profesi: akademisi, birokrasi, politisi, santri, juga TNI dan polisi. Tidak sulit menemukan mereka." tulis Jokowi.

Menanggapi unggahan tersebut, Ali Ngabalin menyebut yang ditunjukkan Jokowi memang sebuah simbol.

Namun Ali Ngabalin menegaskan hingga saat ini belum ada orang yang ditelepon Jokowi untuk dijadikan menteri.

"Tapi ini kode ya bang? 'Sabar, sebentar lagi'?" tanya Ratih.

"Itu simbol. Tidak ada orang yang pernah mendapatkan informasi bahwa beliau akan menelepon," jawab Ali Ngabalin.

"Tetapi itu adalah simbol bahwa telepon harus selalu on," imbuhnya dengan canda.

Ali Ngabalin mengaku dirinya tidak menunggu telepon dari sang presiden lantaran ia memang sudah terbiasa bertemu.

"Bang Ali teleponnya on terus nih?" tanya Ratih.

"Kalau kita sudah bolak-balik, sudah biasa," jawab Ali Ngabalin.

Ali Ngabalin menegaskan bahwa ada makna filosofis dari unggahan Jokowi.

"Makanya itu kemarin saya ada menulis tentang membaca filosofi gantungan gagang telepon dan tagline 'Sabar, sebentar lagi'," terangnya.

"Itu artinya bahwa dalam membaca filosofi itu, karena filosofi Jawa itu sering menggunakan simbol."

Bukan untuk menelepon, gambar gagang telepon tergantung itu justru dimaknai sebagai telepon yang belum digunakan.

"Jadi kalau ada gagang telepon tergantung, itu artinya belum difungsikan teleponnya," tegas Ali Ngabalin.

Ali Ngabalin menyebut akan ada waktunya ketika Jokowi menghubungi para calon menteri pilihannya.

"Pada waktunya akan ditelepon, meskipun saya ingin mengatakan bahwa kalau sudah rampung susunannya, tetapi beliau pasti akan memastikan terhadap nama-nama yang sudah beliau rampungkan," ujarnya.

Hingga kini, Ali Ngabalin menyebut belum ada seorang pun yang tahu calon menteri pilihan Jokowi.

"Jadi nama-nama hanya masih dipegang Bapak Jokowi?" tanya Ratih.

"Ya itulah yang selalu kita sebut hak prerogatif yang tidak diketahui oleh siapa, kecuali Tuhan Allah dengan Beliau sendiri," jawab Ali Ngabalin. (Bangkapos.com/Tribun Medan)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Susunan Kabinet Joko Widodo Sudah Rampung, Siapa Mereka? Presiden Janji Umumkan Setelah Pelantikan, 

Tonton:

Editor: Indry Panigoro
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved