News
Warga Dumoga Blokade Jalan, Minta Warganya Dilepaskan
Daratan Dumoga di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali bergolak. Sejumlah warga memblokade jalan Trans Sulawesi.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUN MANADO.CO.ID - Daratan Dumoga di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali bergolak.
Warga Desa Dumoga, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolmong memblokade jalan Trans Sulawesi, Jumat (18/10/2019) siang.
Mereka merobohkan beberapa pohon perindang di tengah jalan.
Sejumlah warga berkerumun sekitar pohon yang tumbang, sambil membawa parang serta tombak.
Informasi yang dihimpun Tribun Manado, sebelum peristiwa blokade tersebut, warga desa Dumoga sempat terlibat
bentrok dengan warga Desa Tambun Jumat pagi.
Kapolsek Dumoga Timur AKP Hanny Lukas membenarkan kejadian tersebut.
"Warga memotong pohon dan memblokade jalan," kata dia.
Sebut Hanny, warga nekat memblokade jalan karena tak terima seorang warganya diinterogasi polisi.
Dikatakannya, warga tersebut diduga terlibat pertikaian Desa Dumoga dan Imandi pekan lalu.
"Itu masalahnya," kata dia.
Hanny berjanji melepas warga tersebut setelah diambil keterangan.
"Dia hanya ambil keterangan saja," kata dia.
Hanny membantah adanya tarkam antara Dumoga dan Tambun.
Yang terjadi, kata dia, adalah warga Dumoga yang tak terima warganya diamankan polisi dan memblokade jalan.
"Tak ada perusakan," katanya.
Diketahui, desa Dumoga dan Tambun terlibat pertikaian sejak pekan lalu. Pertikaian sempat terhenti. (art)
• Kronologi Anggota TNI Dipukul Preman Pakai Linggis, Pelaku Ancam Polisi: Tembak Saja Kepalaku
LIKE FACEBOOK TRIBUN MANADO
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/warga-dumoga-blokade-jalan-minta-warganya-dilepaskan-polisi.jpg)