Jokowi Minta Maaf Sering Telepon Tengah Malam

Mengisi hari-hari berakhirnya kabinet kerja jilid I, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menggelar silaturahmi

Jokowi Minta Maaf Sering Telepon Tengah Malam
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri, Mufidah Kalla, saat menggelar halalbihalal di rumah dinas wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mengisi hari-hari berakhirnya kabinet kerja jilid I, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menggelar silaturahmi di Istana Negara, Jumat (18/10) sore.

Pantauan Tribun acara ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, para menteri kabinet kerja, Kapolri, Panglima, Kepala BIN, Jaksa Agung, para pimpinan lembaga tinggi negara hingga staf khusus.

Mantan Menpora Imam Nahrawi Gugat KPK

Acara diawali dengan foto bersama di halaman Istana Merdeka lanjut makan bersama, sambutan Jokowi, sambutan Jusuf Kalla, ramah tamah hingga penampilan dari grup musik bentukan kabinet kerja "Elek Yo Band".

Dalam sambutannya, Jokowi mengucapkan terima kasih pada Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri Kabinet Kerja 2014-2019. Dia juga meminta maaf apabila ada hal yang tidak berkenan selama lima tahun ini.

"Saya sangat berterima kasih, Pak Wapres dan bapak ibu sekaliam. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam pergaulan sehari-hari, dalam saya memberikan perintah dan berinteraksi dengan bapak ibu sekalian ada yang kurang berkenan," tutur Jokowi.

Dia merasa lima tahun memimpin bangsa dan bekerja sama dengan para pembantunya itu merupakan waktu yang singkat.ý Tidak lupa, dia meminta maaf kerap "meneror" ganggu tengah malam. Satu per satu, mantan Wali Kota Solo ini mengaku pernah menghubungi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto tengah malam.

Menlu Beryukur Indonesia Masuk Dewan HAM PBB

Jokowi juga pernah menghubungi Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi hingga Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tengah malam bahkan subuh. "Itulah gangguan-gangguan yang sering saya lakukan karena negara ini memerlukan kerja kita semua," ujar Jokowi.

Hal lain, Jokowi turut meminta maaf lantaran terpaksa memotong jalur menghubungi Komandan Korps Marinis (dankormar) Mayor Jenderal (Mar) Suhartono dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa tanpa melalui Panglima TNI.

Jokowi juga kerap memanggil direktur utama tanpa memberi tahu Menteri BUMN Rini Soemarno atau memanggil selevel direktur jenderal tanpa melewati sang menteri. Dia melakukan itu semua karena keadaan yang mendesak.

"Itu samua sangat mendesak. Informasi dan data dibutuhkan, tengah malam, pagi, subuh. Karena memang kita diberi tanggung jawab," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved