Berita Sulut

Revitalisasi DAS Tondano Terhenti, Ini Tanggapan Pejabat Pembuat Komitmen Balai Sungai

Proyek revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang dibangun sejak 2015, pengerjaannya terhenti sejak November tahun lalu

Revitalisasi DAS Tondano Terhenti, Ini Tanggapan Pejabat Pembuat Komitmen Balai Sungai
Tribun Manado / Isvara Savitri
Kantor Balai Sungai Wilayah Sulawesi I tampak depan, Rabu (16/10/2019) 

Revitalisasi DAS Tondano Terhenti, Ini Tanggapan Pejabat Pembuat Komitmen Balai Sungai

TRIBUNMANADO.CO.ID - Proyek revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano yang dibangun sejak 2015, pengerjaannya terhenti sejak November tahun lalu.

Hal tersebut dikarenakan permasalahan pembebasan lahan sehingga menghambat pembangunan.

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai II Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Freddy Simboh ST, terhentinya proyek dikarenakan dana konstruksi ditarik kembali oleh pemerintah pusat.

"Karena pembebasan lahan masih bermasalah, dana konstruksi ditarik lagi oleh pemerintah pusat. Permasalahan ini membuat konstruksi yang dikerjakan selama empat tahun tidak bisa selesai tepat waktu, sehingga tahun depan harus adakan lelang lagi," terangnya, Rabu (16/10/2019).

Untuk tahun ini, Freddy menambahkan pemerintah pusat tidak memberi dana konstruksi, hanya dana pembebasan lahan.

Balai Wilayah Sungai Targetkan Pembebasan Lahan Proyek DAS Tuntas Sampai Akhir Tahun

Revitalisasi DAS Tondano Terhalang Pembebasan Lahan

"Jadi tahun ini fokus ke pembebasan lahan," ucapnya.

Biaya pembebasan lahan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ini memakan biaya Rp 17 miliar, sedangkan hingga tahun ini baru terealisasi 50 persen.

Pemerintah menargetkan pembebasan lahan di kelurahan Istiqlal dan Karame selesai pada bulan November tahun ini, agar bisa mengajukan dana pembebasan lahan lagi tahun depan, untuk kelurahan Pinaesaan dan Komo.

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

Freddy sendiri belum bisa memastikan kapan proyek akan dimulai mengingat masih banyaknya lahan yang harus disterilkan.

"Yang penting pembebasan lahan selesai dulu, lalu nanti kami bisa ajukan dana konstruksi dan melakukan pelelangan. Tapi target tahun depan sudah bisa dimulai," tambahnya.

Freddy mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir karena semuanya sedang diusahakan pemerintah.

"Kami usahakan yang terbaik bagi masyarakat. Bahkan pak gubernur sendiri sampai datang ke Jakarta untuk mengurus semuanya," tutupnya.

Densus 88 Tangkap AA Kurang dari Lima Menit

Dokter Gerebek Perwira Polisi dan Wanita Lain, Daniel: Istri Saya Mengaku Informan Polisi & KPK

LIKE FACEBOOK TRIBUN MANADO
Penulis: Isvara Savitri
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved