Jualan Jadi Tenang Karena JKN-KIS

Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak dirasakan manfaat sejak hadirnya hingga sekarang

Jualan Jadi Tenang Karena JKN-KIS
istimewa
Jualan Jadi Tenang Karena JKN-KIS 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kotamobagu - Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah banyak dirasakan manfaat sejak hadirnya  hingga sekarang terutama bagi masyarakat di Kota Kotamobagu.

Linawati Manoppo (27), warga Gogagoman Kotamobagu merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN merupakan salah satu dari sekian banyak masyarakat Kota Kotamobagu yang telah merasakan manfaat dari program JKN-KIS.

Dirinya menceritakan ia harus berjuang hidup jauh dari anak-anaknya di Gorontalo bersama orangtuanya ketika memutuskan untuk berjualan di Pasar di Kotamobagu.

Tak ingin menambah beban orangtuanya mengingat kebutuhan sekolah anaknya di Gorontalo juga sudah cukup mahal, Linawati selalu berusaha menjaga kesehatannya.

Namun ternyata datangnya sakit tak bisa dicegah dan tak bisa di duga. Linawati mengalami sakit perut atau nyeri pada bagian perut dan punggung bawah dan di masa menstruasi sangat menyakitkan.

 Kondisi tubuhnya semakin lemah sehingga dengan terpaksa harus tutup jualan di Pasar.

“Gejala saya ini saya rasakan sejak tahun 2017 dimana rasa sakit atau nyeri pada bagian perut dan dimasa menstruasi menyakitkan seperti pendarahan sehingga saya tidak dapat berjualan, saya pikir ini hanya sakit biasa saja. Alhamdulillah sejak mendapat kartu JKN-KIS ini dari kelurahan saya tak mau menunda-nunda untuk berobat, saya mulai berobat dan menjalani pemeriksaan rutin di Puskesmas Gogagoman dan dokter mengatakan ada gejala miom. Saya sangat kaget dan langsung berpikir biaya yang harus dikeluarkan jika harus sampai operasi. Kasihan orang tua saya yang menjaga anak-anak saya di Gorontalo nanti harus mencari biaya lagi, untuk biaya sehari-hari anak saya bagaimana kalau saya tidak jualan”. terang Lina saat ditemui sembari berjualan "Barito" (Bawang,Rica,Tomat) di Pasar 23 Maret  Gogagoman.

Lanjut Lina, setelah menjalani pemeriksaan dari puskesmas ternyata dirinya masih harus melakukan pemeriksaan USG untuk memastikan ukuran miom dan pemeriksaan bagian dalam rahim sehingga dirinya di rujuk ke Rumah Sakit.

“Saya kaget mendengar dokter memutuskan untuk operasi, di pikiran saya hanya terlintas biaya operasi.” tutur Lina.

Dokter yang memeriksa lina berusaha menenangkan lina dan juga mengatakan bahwa apabila dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku maka dirinya tak perlu memikirikan biaya karena semua biaya dijamin oleh program JKN-KIS sehingga tidak ada biaya sepeserpun yang dikeluarkan.

“ternyata kartu JKN –KIS ini benar – benar sangat membantu. Saya tidak menyangka semuanya dijamin. Tidak ada kesulitan yang saya hadapi. Semua biaya pelayanan hingga obat – obatan juga masih ditanggung pihak BPJS Kesehatan. Yang saya siapkan hanya uang tranportasi naik bentor ke Puskesmas saja. Saya akhirnya bisa sembuh, sehingga saya kembali jualan di pasar.” lanjut Lina. (ap/sw)

Editor: Enjelita Sandra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved