Bersedekah Ala JKN-KIS

Ungkapan kasih sayang yang paling indah adalah ketika kita bisa berbagi kepada sesama, berbagi akan memperkaya hidup kita

Bersedekah Ala JKN-KIS
istimewa
Bersedekah Ala Jkn-Kis 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tomohon - Ungkapan kasih sayang yang paling indah adalah ketika kita bisa berbagi kepada sesama, berbagi akan memperkaya hidup kita sehingga berbagi itu berkah. Mungkin ini adalah sepenggal ungkapan yang pantas diberikan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia sehat (JKN-KIS). Tak perlu menunggu menjadi kaya dulu untuk bisa berbagi, dengan rutin membayar iuran saja tanpa disadari kita telah berbagi. 

“Saya tidak tahu harus berkata apalagi, bantuan dari peserta JKN-KIS yang lain telah membantu saya dan suami di usia kami yang sudah senja dan sering sakit-sakitan sampai dirawat di rumah sakit, bersyukur sekali masyarakat dan pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakat kecil seperti kami. Tanpa bantuan dari peserta JKN-KIS dan pemerintah, mungkin saya sudah meninggal dunia di rumah karena tak mampu berobat,” Ujar Katrin Paranta dengan mata yang berkaca-kaca saat ditemui di ruang rawat inap RSU Gunung Maria Tomohon.

Maxi Suami dari Katrin pun merasa senang dengan adanya kunjungan dari Duta BPJS Kesehatan Cabang Tondano khususnya Kantor Kota Tomohon, dirinya menyatakan dengan adanya kunjungan dari BPJS Kesehatan mereka merasa  mendapatkan perhatian lebih. Tak hanya itu, Informasi seputar JKN-KIS yang selama ini belum diketahui juga didapatkan pada saat kunjungan tersebut. Duta BPJS Kesehatan juga menanyakan terkait pelayanan yang diberikan oleh pihak RS sehingga jika ada keluhan dari pasien dapat langsung disampaikan tanpa ragu-ragu untuk mendapatkan solusi.

"Ada jutaan orang diluar sana yang ingin mengatakan terima kasih bapak, ibu dan masyarakat Indonesia atas uluran tangan anda bagi mereka, apa yang telah anda berikan dengan membayar iuran JKN-KIS adalah suatu kesyukuran yang amat besar atas berkat kesehatan yang telah di berikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Semoga ke depannya, masyarakat lebih sadar untuk membayar iuran tepat waktu sebagai bentuk kewajiban yang harus dipenuhi dan lebih sadar akan perannya sebagai makhluk sosial untuk berbagi kepada sesama tanpa membeda-bedakan status. Jika kita belum merasa kaya secara finansial setidaknya kita telah kaya hati untuk bisa saling membantu sesama," ucap Katrin menutup pembicaraan.

Dengan gotong royong, semua tertolong, BPJS Kesehatan hadir untuk mewujudkan jaminan kesehatan yang berkualitas tanpa diskriminasi. (ap/iu)

Editor: Enjelita Sandra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved