Perdagangan Manusia

Perdagangan Manusia - Dijanjikan Kerja di Turki, Perempuan Asal Indonesia Ini Disekap di Irak

Bahkan ibu satu anak ini sempat disekap setelah polisi di Irak menyerahkan ke agen penyalur.

Perdagangan Manusia - Dijanjikan Kerja di Turki, Perempuan Asal Indonesia Ini Disekap di Irak
Odyssey
Ilustrasi 

Ia pun berangkat dengan Septiani, warga Desa Walahar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, yang juga ditengarai menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Sempat Disekap

Mendekati dua bulan bekerja, Rustia dikembalikan ke agen (penyalur) lantaran sakit. Namun, di kantor penyalur itu, ia mengaku diperlakukan kurang baik.

"Hp disita gak boleh makan, ga boleh mandi. Kamar mandi dikunci dari luar," katanya.

Karena tidak kuat dengan perlakuan penyalur yang serba dibatasi itu, Rustia dan lima TKW asal Indonesia lainnya memilih kabur ke Kota Erbil.

Di sana mereka dikirim ke polisi oleh kenalan rekannya. Oleh polisi, mereka dikembalikan ke penyalur.

"Orang kantor ngasih uang ke polisi itu. Terus kita disekap di hotel berenam," katanya.

Berharap pulang ke tanah air

Kini Rustia berharap bisa pulang ke tanah air dengan selamat. Berbagai upaya juga dilakukan.

Selain menguhungi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang dan membuat video permohonan bantuan kepada Bupati Karawang, Cellica Nurrchadiana.

Halaman
1234
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved