Rumah Sakit Khusus Mata Sulut Gelar Pencanangan Hari Penglihatan Sedunia

Edison Humiang membuka pencanangan hari penglihatan sedunia yang dilaksanakan, Rumah Sakit Khusus Mata

Rumah Sakit Khusus Mata Sulut Gelar Pencanangan Hari Penglihatan Sedunia
TRIBUMANADO/FISTEL MUKUAN
Gubernur Sulawesi Utara diwakili Asisten 1 Setda Provinsi Sulut Edison Humiang membuka pencanangan hari penglihatan sedunia yang dilaksanakan, Rumah Sakit Khusus Mata di Kompleks Kawasan Megamas, (Depan KFC) Jalan Piere Tendean, Wenang Selatan, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (12/10/2019). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara diwakili Asisten 1 Setda Provinsi Sulut Edison Humiang membuka pencanangan hari penglihatan sedunia yang dilaksanakan, Rumah Sakit Khusus Mata di Kompleks Kawasan Megamas, (Depan KFC) Jalan Piere Tendean, Wenang Selatan, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (12/10/2019).

Edison datang dengan pakaian, kaos berwarna putih bertuliskan merah.

Di bagian dada Edison, ada tulisan Vision First Mata Sehat Mata Hebat.

Masyarakat yang hadir juga terlihat sangat antusias.

Ada juga pelepasan balon berwarna merah putih, dalam rangka hari penglihatan sedunia.

"Puji dan syukur selayaknya kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas berkat anugerah dan perkenaannya sehingga hari ini kita dapat dipersatukan dalam acara pencanangan hari penglihatan sedunia atau world sight day (WDS) tahun 2019, "kata Edison dalam sambutannya.

Gubernur Sulawesi Utara diwakili Asisten 1 Setda Provinsi Sulut Edison Humiang membuka pencanangan hari penglihatan sedunia yang dilaksanakan, Rumah Sakit Khusus Mata di Kompleks Kawasan Megamas, (Depan KFC) Jalan Piere Tendean, Wenang Selatan, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (12/10/2019).
Gubernur Sulawesi Utara diwakili Asisten 1 Setda Provinsi Sulut Edison Humiang membuka pencanangan hari penglihatan sedunia yang dilaksanakan, Rumah Sakit Khusus Mata di Kompleks Kawasan Megamas, (Depan KFC) Jalan Piere Tendean, Wenang Selatan, Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (12/10/2019). (TRIBUMANADO/FISTEL MUKUAN)

Ia mengapresiasi kepada segenap pihak yang telah bersinergi, dengan direktur rumah sakit khusus mata dalam mengupayakan pelaksanaan acara ini.

Katanya, peringatan Hari penglihatan sedunia WDS, dipahami merupakan suatu momentum yang tepat untuk menyamakan visi dan persepsi meningkatkan koordinasi dan sinergitas.

Selain itu, memantapkan komitmen, dalam rangka penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan.

Berbagai rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan, dalam memperingati hari penglihatan sedunia diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen pemerintah organisasi profesi perhimpunan dokter spesialis mata Indonesia (Perdami) stakeholders dan lembaga non pemerintah serta masyarakat dalam penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan.

Edison melanjutkan secara global sekitar 314 juta orang yang mengalami cacat penglihatan karena berbagai penyebab, 153 juta orang mengalami cacat mata, mata minus, mata plus astigmatism.

"Jika berbagai rangkaian kegiatan pada peringatan hari penglihatan sedunia ini dapat kita optimalkan, dan sukseskan bersama tentu akan semakin memampukan kita untuk kedepan lebih meningkatkan perhatian dalam upaya pencegahan kebutaan," tambah Humiang.

Harapannya, peringatan hari penglihatan sedunia tahun 2019, di provinsi Sulawesi Utara dapat dimaknai bukan sekadar seremonial.

"Melainkan dapat turut kita jadikan sebagai sarana untuk sharring informasi, dan pemahaman yang membangun serta mampu kita jadikan sebagai kesempatan untuk lebih meningkatkan komitmen dalam penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan.

Hak memperoleh penglihatan yang optimal, yang merupakan salah satu hak asasi manusia yang harus dijamin ketersediaannya," katanya

Penulis: Fistel Mukuan
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved