Kuliner

Makan di Kampung Ikang, Dabu-dabunya Bikin Ketagihan

Saat disajikan, aroma arang tempurung dari sambal berbahan irisan cabai atau rica, bawang merah, tomat, dan minyak goreng, berikan sensasi yang khas.

Makan di Kampung Ikang, Dabu-dabunya Bikin Ketagihan
TRIBUN MANADO/RONALD MOHA
Dabu-dabu khas di Rumah Makan Kampung Ikang Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria berjalan tergesa, sementara api di depan perutnya tampak seperti menjilat-jilat udara.

Sesaat kemudian, api dari arang tempurung kelapa tersebut dimasukkan dalam panci yang berisi dabu-dabu atau sambal.

Desauannya masih terdengar saat panci ditutup.

Proses inilah yang membuat dabu-dabu di Rumah Makan Kampung Ikang punya cita rasa yang berbeda.

Saat disajikan, aroma arang tempurung dari sambal berbahan irisan cabai atau rica, bawang merah, tomat, dan minyak goreng, memberikan sensasi yang khas.

Saat berpadu dengan ikan bakar yang baru saja dari pembakaran, bisa bikin ketagihan untuk memakannya lagi, dan lagi.

Ikan Goropa Bakar Kampung Ikang Manado
Ikan Goropa Bakar Kampung Ikang Manado (TRIBUN MANADO/RONALD MOHA)

Ya, dabu-dabu bagi Rumah Makan Kampung Ikang bukanlah sekadar pelengkap.

Dabu-dabu bagian yang tak terpisahkan menu yang disajukan kepada pelanggan.

“Sebagian tamu kembali lagi ke sini karena dabu-dabunya,” ujar GM Kampung Ikang Frangklin Pirie, Kamis (10/10/2019).

Sajian ikan bakar dan seafood bukan hal istimewa di Manado. Gampang sekali menemukan rumah makan yang menawarkannya.

Halaman
1234
Penulis: Edi Sukasah
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved