Berita Kotamobagu

Siswa SD Antusias Dengar Penjelasan soal Obat di Hari Apoteker Sedunia

Puluhan siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri 1 Kotamobagu nampak antusias mengikuti penyuluhan tentang obat, di satu ruangan kelas, Kotamobagu.

Siswa SD Antusias Dengar Penjelasan soal Obat di Hari Apoteker Sedunia
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Siswa SD Antusias Dengar Penjelasan soal Obat di Hari Apoteker Sedunia 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan siswa kelas 5 Sekolah Dasar Negeri 1 Kotamobagu nampak antusias mengikuti penyuluhan tentang obat, di satu ruangan kelas, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Jumat (11/10/2019).

Penyuluhan soal obat disampaikan oleh para apoteker yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kotamobagu.

Hj Zulaiha Mongilong, Kepsek SD Negeri 1 Mogolaing mengatakan, bahwa mereka sangat bangga, karena para siswa bisa mempelajari banyak hal terkait dengan penggunaan obat yang baik dan benar.

"Dengar, ingat cara menyimpan obat, cara minum obat, beli obat seperti apa, nanti akan ditanyakan lagi oleh guru di kelas," katanya kepada siswa.

Sementara itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kotamobagu Rastono yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, bahwa kedatangan para apoteker untuk memberikan pengetahuan yang baik soal obat.

"Supaya bisa jadi orang yang sehat, atau jadi apoteker," jelasnya.

Supaya menurutnya, siswa bisa belajar dan bisa tahu bagaimana menggunakan obat yang baik dan benar.

"Karena kalau sesuai dengan resep, obat akan buat sehat, tapi kalau berlebihan itu akan akan jadi racun," jelasnya.

Ia berharap, agar apa yang diberikan oleh apoteker bisa menyerap apa yang disampaikan, supaya bisa disampaikan ke orang lain.

Rocky Hundo ketua IAI Kotamobagu menjelaskan, kegiatan ini masih merupakan rangkaian dari Hari Apoteker Sedunia pada 25 September.

"Dari IAI pusat menginstruksikan kepada kami untuk menggelar pemilihan apoteker cilik, untuk mendapatkan rekor Muri, dengan peserta sekitar 35-50 ribu peserta se Indonesia," jelasnya.

Untuk kegiatan apoteker cilik ini, mereka memiliki beberapa permainan, di antaranya good choice dan bad choice dan permainan kata, siapa pemenang akan dipilih jadi apoteker cilik.

Selain itu, para siswa diberikan materi Dagu Sibu kepada siswa.

"Pendidikan tentang obat-obatan harus diketahui sejak di usia sekolah dasar. Kami berikan penyuluhan supaya anak-anak tahu cara menggunakan obat yang baik dan benar," jelasnya.

Tujuannya, agar anak tidak menggunakan obat sembarangan dan harus ada pengawasan dari orang tua.

"Kami juga sudah memberikan surat edaran kepada orang tua siswa agar mengawali penggunaan obat terhadap anak," ujarnya.

Ulfa Aldjeredi Kepsek Ibtidaiyah Al-Khairat mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada para apoteker yang menggelar program penyuluhan ke siswa.

"Kami harap kedepan program seperti ini bukan hanya di dalam kelas tapi di luar kelas juga," jelasnya.

Namun ia berharap, agar anak Indonesia jangan selalu minum obat, dengan menjaga kesehatan.

"Bagaimana cara mengurangi anak untuk mengonsumsi obat," jelas dia.

Ia berharap, para siswa dapat mengerti dan bisa membagikan informasi tentang obat, kepada orang tua, teman, dan saudara-saudara mereka.

(Tribunmanado.co.id/Alpen Martinus)

BERITA TERPOPULER :

Baca: Kisah Cinta Pelaku Penyerangan Terhadap Wiranto, Dekat dengan Dunia Narkoba hingga Pernah Dipenjara

Baca: Aurel Hermansyah Pakai Busana Semi Transparan, Lihat Tampilannya yang Jadi Sorotan!

Baca: Mantan Kekasih Billy Syahputra Melahirkan, Lihat Potret Anaknya yang Cantik dan Bikin Gemas!

TONTON JUGA :

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved