News

Ranperda Pemekaran Wilayah 'Molor', Wawali Bantah Adanya Takeover dengan Pihak Eksekutif

"Namun kenyataannya urusan ini menjadi ‘molor’ tanpa ada kejelasan. Padahal, semua berkas untuk pemekaran wilayah sudah dilengkapi,” ujarnya.

Ranperda Pemekaran Wilayah 'Molor', Wawali Bantah Adanya Takeover dengan Pihak Eksekutif
Siti Nurjanah/tribun manado
Ranperda Pemekaran Wilayah 'Molor', Wawali Bantah Adanya Takeover dengan Pihak Eksekutif 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Keterlambatan dan ketidakjelasan Ranperda Pemekaran adalah tanggung jawab Pansus di lembaga legislatif DPRD Kota Manado.

Hal tersebut disampaikan Micler Lakat, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Ia mengatakan, seluruh dokumen administrasi yang dimintakan ke pihak Eksekutif terkait pembentukan Ranperda Pemekaran dan Penggabungan Wilayah yang nantinya akan dijadikan Perda, sudah dilengkapi dan diserahkan ke pihak Pansus.

"Namun kenyataannya urusan ini menjadi ‘molor’ tanpa ada kejelasan. Padahal, semua berkas untuk pemekaran wilayah sudah dilengkapi,” ujarnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan mengatakan, keterlambatan Ranperda pemekaran wilayah menjadi Perda sepenuhnya adalah urusan Pansus.

"Padahal, Pansus ini dibentuk sudah lama, dan realisasi program ini menjadi hambat, hingga usai Pileg masih saja meninggalkan ketidakjelasan," terangnya.

Ia pun membantah terkait adanya tindakan takeover terkait Ranperda Pemekaran dari pihak eksekutif.

“Sewaktu lalu, yang saya ketahui, urusan dokumen yang berasal dari ekskutif dan diserahkan ke Pansus Pemekaran Kelurahan dan Penggabungan Wilayah sudah semuanya dipenuhi, dan tidak ada tindakan takeover, ” tuturnya.

Sementara itu, Sonny Lela, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Manado terpilih mengatakan, beberapa Ranperda yang belum sempat ditetapkan di periode sebelumnya, akan menjadi prioritas, termasuk pemekaran keluarahan dan lingkungan di Kecamatan Mapanget.

“Kita akan memprioritaskan beberapa ranperda yang belum tuntas di periode sebelumnya, termasuk pemekaran kelurahan di Paniki bawah kecamatan mapanget. Kan kita baru dilantik. Itu sebabnya, kita juga akan menunggu ranperda usulan pemerintah kota dan Ranperda inisiatif yang nantinya bakal diusulkan oleh DPRD secara kelembagaan,” ucapnya. (ana)

Berita Populer

Baca: Kisah Cinta Pelaku Penyerangan Terhadap Wiranto, Dekat dengan Dunia Narkoba hingga Pernah Dipenjara

Baca: Begini Kondisi Rumah Pelaku Penikaman Terhadap Menkopolhukam Wiranto

Baca: Perbedaan Menopause Pria dan Wanita, Tanda-tandanya bagi Laki-laki

Baca: Pengadaan CPNS 2019 Akan Segera Diumumkan, Bagi Pelamar Jangan Sampai Melakukan Kesalahan Ini

Baca: TNI Evaluasi Pengamanan Jokowi Setelah Wiranto Ditikam, Rakyat Masih Boleh Bersalaman?

Baca: Masa Lalu Abu Rara Pelaku Penusukan Menkopolhukam, Pernah Dipenjara, Istri Pertama Frustasi

SUMBER: KOMPAS.com (Tresno Setiadi, Deti Mega Purnamasari)

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved