News Analysis

Polemik Dana Pengawasan Pemilu, Pengamat Sebut Risiko Berdemokrasi

Anggaran itu untuk membiayai penyelenggara, pengadaan logistik, sosialisasi dan keamanan.

Polemik Dana Pengawasan Pemilu, Pengamat Sebut Risiko Berdemokrasi
tribun manado/ryo noor
Ferry Liando 

News Analysis oleh :
Dr Ferry Liando
Pengamat Politik Sulawesi Utara

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kita sudah memilih jalan demokrasi dalam pengambilan keputusan termasuk dalam menentukan kepala daerah.

Namun demikian tidak ada keputusan yang tidak menimbulkan risiko.

Demokrasi yang kita pilih melahirkan banyak risiko termasuk pembiayaannya yang sangat mahal.

Anggaran itu untuk membiayai penyelenggara, pengadaan logistik, sosialisasi dan keamanan.

Risikonya tentu sangat berdampak pada kepentingan publik.

Sebab banyak pos-pos biaya publik terpaksa harus dipotong dan digeser untuk membiayai Pilkada.

Namun demikian bagi saya, meski biaya itu mahal namun jika yang terpilih nanti adalah pemimpin jujur, amanah dan berkualitas, tentu suatu saat publik tidak akan keberatan.

Mencari pemimpin yang berkualitas tentu tidak gampang.

Sejumlah tahapan dan mekanisme terpaksa harus dilewati.

Namun demikian kelak rakyat akan menerima jika yang terpilih itu benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

(Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)

BERITA TERPOPULER :

Baca: Kisah Cinta Pelaku Penyerangan Terhadap Wiranto, Dekat dengan Dunia Narkoba hingga Pernah Dipenjara

Baca: Aurel Hermansyah Pakai Busana Semi Transparan, Lihat Tampilannya yang Jadi Sorotan!

Baca: Mantan Kekasih Billy Syahputra Melahirkan, Lihat Potret Anaknya yang Cantik dan Bikin Gemas!

TONTON JUGA :

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved