Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Pertama di Dunia, Pemimpin Negara Gelar Konferensi Pers Selama 12 Jam, Ada Hal Mengenai Perang

Untuk menyampaikan informasi yang penting, setiap kepala negara menggelar konferensi pers atau jumpa pers.

Tangkap Layar Video Youtube
Presiden Ukraina 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Untuk menyampaikan informasi yang penting, setiap kepala negara menggelar konferensi pers atau jumpa pers. Dan biasanya dilakukan kurang dari satu jam atau bahkan lebih dari itu sesuai info yang akan disampaikan.

Namun bagaimana dengan konferensi pers yang digelar sampai beberapa jam. Belum pernah dilakukan oleh pemimpin negara manapun di dunia.

Inilah kejutan yang dibuat oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Presiden yang awalnya lebih dikenal sebagai aktor komedi itu mencetak rekor dunia dengan menggelar konferensi pers selama lebih dari 12 jam, pada Kamis (10/10/2019).

Konferensi pers itu pun lantas diklaim oleh Badan Catatan Nasional Ukraina sebagai yang terlama dalam sejarah.

Kabar itu disampaikan perwakilan badan tersebut sekitar delapan jam usai acara konferensi pers maraton, yang merupakan konferensi pers besar pertama Zelensky sejak menjabat di bulan Mei, usai.

Presiden Ukraina berusia 41 tahun itu pun terkejut dengan kabar rekor tersebut, namun dia mengaku sebagai orang yang sederhana dan enggan untuk membesar-besarkannya.

Kendati konferensi pers maraton yang digelar Zelensky belum mendapat verifikasi resmi dari badan internasional, namun catatan itu telah melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko, yang pernah menggelar konferensi pers selama tujuh jam.

Baca: Saat Konferensi Pers APBN 2020, Tiba-Tiba Menteri Keuangan Sri Mulyani Merasa Sedih

Baca: Alasan Polisi tak Tampilkan 3 Tersangka Pembunuhan Anggota TNI Kopda Lucky saat Konferensi Pers

Baca: VIDEO: Konferensi Pers, Kepala SMPN 17 Pontianak Buka Suara Terkait Kasus Penganiayaan Siswinya

Dilansir AFP, agenda konferensi pers yang digelar Zelensky, pada Kamis kemarin, diadakan di sebuah pusat jajanan yang terkenal di ibu kota Kiev.

Konferensi pers itu dihadiri ratusan jurnalis lokal maupun internasional, yang secara bergantian mendapat kesempatan duduk satu meja dengan presiden untuk mengajukan pertanyaan.

Dalam kesempatan konferensi pers itu, Zelensky turut menyampaikan hal-hal seputar perang di Ukraina timur hingga hubungannya dengan Rusia.

Dan tidak ketinggalan, isu yang paling hangat, yakni terkait pembicaraan teleponnya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang memicu digelarnya penyelidikan untuk pemakzulan presiden AS itu.

Saat ditanya mengenai persiapannya sebelum menggelar konferensi pers secara maraton, Zelensky mengungkapkan bahwa dia mendapat suntikan untuk menguatkan pita suaranya, karena dia harus banyak bicara selama acara.

Volodymyr Zelensky merupakan seorang pemula di dunia politik. Dia bahkan tidak memiliki pengalaman berpolitik saat memutuskan maju dalam pemilihan presiden Ukraina.

Dia sebelumnya lebih dikenal sebagai aktor komedi dan perannya sebagai pemimpin negara dalam sebuah serial televisi berjudul "Servant of the People".

Baca: Seorang Pria Berhasil Menikam Menkopolhukam, Mengapa Wiranto Yang Menjadi Sasaran, Public Enemy?

Baca: Dua gol yang Disarangkan Lukaku ke Gawang San Marino Berbuah Rekor

Baca: Yamaha Berhasil Jual Ratusan Unit di Even Bluecore Yamaha Motor Show

Banyak pihak yang awalnya meragukan dan menganggap pencalonannya dalam pemilihan presiden Ukraina sebagai lelucon dan hal yang tidak mungkin.

Namun fakta berkata lain, dengan unggul di peringkat pertama dalam pemungutan suara putaran pertama, hingga meraih 73 persen suara dalam putaran kedua, mengalahkan presiden kala itu, Poroshenko. (*)

TAUTAN AWAL KOMPAS.COM 

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado :

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved