Berita Bolmong

Pelaku Pengeboman Ikan Bisa Dijerat UU Terorisme

Pelaku ilegal fishing dijerat 2 UU, yakni UU darurat no 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dan senjata api dan UU no 15 tahun 2003 tentang terorisme

Pelaku Pengeboman Ikan Bisa Dijerat UU Terorisme
Tribun Manado/Arthur Rompis
Pesona Pulau Tiga 

Pelaku Pengeboman Ikan  Bisa Dijerat UU Terorisme

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaku pengeboman ikan di Pulau Tiga Bolmong bisa dijerat oleh UU terorisme.

Hal itu dibeber oleh Kadis Perikanan Bolmong Wahyudin Gonibala.

"Pelaku ilegal fishing dijerat dua undang-undang yakni UU darurat no 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dan senjata api dan UU no 15 tahun 2003 tentang terorisme," kata dia.

Dikatakannya, pengeboman ikan marak di Bolmong akhir-akhir ini. Pelakunya diduga warga luar bolmong.

"Banyak laporannya dan sudah kami cek di lapangan," katanya.

Sebut dia, pengeboman Ikan merusak biota laut dan terumbu karang. Pihaknya telah berkoordinasi dengan polair dan angkatan laut untuk melakukan penindakan. "Koordinasi sudah dilakukan," katanya.

BERITA POPULER

> Kisah Cinta Pelaku Penyerangan Terhadap Wiranto, Dekat dengan Dunia Narkoba hingga Pernah Dipenjara

> Rumah Kontrakan Pelaku Penyerangan Menkopolhukam Wiranto, Dapurnya Tak Memiliki Alat masak

> Wiranto Ditikam, Berikut Nama-nama Pejabat Negara yang Jadi Incaran Teroris Selanjutnya

Objek wisata Pulau Tiga di Desa Maelang, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolmong, terancam dengan pengeboman ikan.

Penuturan sejumlah nelayan di sana, pengeboman tersebut berlangsung sejak beberapa hari yang lalu.

Halaman
123
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved