Graha Layar Prima Teken 2 Perjanjian, WSBP Menerbitkan Obligasi Rp 1,32 Triliun

PT Graha Layar Prima Tbk meneken dua perjanjian dengan Korean Development Bank Cabang Singapura dan PT Bank KEB Hana Indonesia

Graha Layar Prima Teken 2 Perjanjian, WSBP Menerbitkan Obligasi Rp 1,32 Triliun
kontan.co.id
PT Graha Layar Prima Tbk 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - PT Graha Layar Prima Tbk meneken dua perjanjian dengan Korean Development Bank Cabang Singapura dan PT Bank KEB Hana Indonesia pada 8 Oktober 2019. Kedua pinjaman berbundel jaminan berupa corporate guarantee CJ CGV Co Ltd.

Baca: Prediksi: IHSG dan Rupiah Menanti Hasil Perundingan Dagang

Perjanjian dengan Korean Development Bank Cabang Singapura dalam wujud Perjanjian Pinjaman senilai US$ 10 juta. Adapun dengan PT Bank KEB Hana Indonesia, Graha Layar Prima terikat Perjanjian Transaksi Valuta Asing sebesar US$ 10 juta. Tujuan penggunaan dana atas kedua perjanjian tersebut untuk membiayai kebutuhan modal kerja Graha Layar Prima.

Transaksi antara Graha Layar Prima dan CJ CGV merupakan transaksi afiliasi yang dikecualikan karena bertujuan menunjang kegiatan usaha utama seperti tertuang dalam Peraturan No IX.E.1. Tidak ada benturan kepentingan pula di dalamnya.

Sementara transaksi dengan Korean Development Bank Cabang Singapura tidak bersifat material karena kurang dari 20% ekuitas Graha Layar Prima per 31 Desember 2018.

"Tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau keberlangsungan usaha perusahaan atas pelaksanaan transaksi tersebut di atas," kata Kim Kyoung Tae, Direktur Utama PT Graha Layar Prima Tbk dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/10).

Baca: Selaras Citra Ekspor Perdana ke Amerika

Pendapatan bersih Graha Layar Prima atau yang tercatat dengan kode saham BKTZ di BEI pada semester I 2019 naik 25,53% year on year (yoy) menjadi Rp 683,29 miliar. Pendapatan bioskop mendominasi hingga Rp 446,85 miliar.

Ilustrasi penjualan obligasi
Ilustrasi penjualan obligasi (kontan.co.id)

WSBP Menerbitkan Obligasi Tahap II Rp 1,32 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) akan menerbitkan dan menawarkan obligasi dengan nilai maksimal Rp 1,5 triliun. Obligasi ini merupakan rangkaian obligasi berkelanjutan I tahun 2019. Pada tahap I, WSBP telah menerbitkan Rp 500 miliar. Pada penerbitan tahap II tahun 2019 ini, WSBP akan merilis Rp 1,32 triliun. 

Obligasi ini memiliki tingkat bunga 9,75% dan jatuh tempo 30 Oktober 2022. "Dana hasil penawaran umum ini seluruhnya akan dipergunakan modal kerja dalam pekerjaan konstruksi dan bangunan sipil.

Baca: Arteria Tuduh Emil Salim Dimanfaatkan

Di antaranya untuk pembelian bahan konstruksi, biaya subkontraktor serta upah tenaga kerja dan re profiling pinjaman perbankan," tulis manajemen di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/10).

Masa penawaran umum obligasi tahap II akan dilaksanakan 24-25 Oktober. Penjatahan 28 Oktober dan pencatatan pada 31 Oktober 2019. WSBP menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana. (Benedicta Alvinta Prima/Anastasia Lilin Yuliantina)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved