Banjir Emiten Baru di Akhir Tahun

Jelang akhir tahun, antrean perusahaan yang berminat mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih cukup panjang.

Banjir Emiten Baru  di Akhir Tahun
kontan.co.id
BEI terus mengawasi pergerakan saham 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Jelang akhir tahun, antrean perusahaan yang berminat mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih cukup panjang. Hingga kemarin (9/10), sudah ada 40 perusahaan yang melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), dengan nilai mencapai Rp 11,26 triliun.

Hingga akhir tahun ini, ada 30 perusahaan lagi yang akan mencatatkan saham di BEI. Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, salah satu perusahaan yang akan IPO adalah maskapai penerbangan Lion Air (PT Lion Mentari). Perusahaan ini dijadwalkan melaksanakan mini expose pekan depan.

Baca: Perbankan Selektif Membuka Cabang

Bila IPO Lion Air terlaksana, ada kemungkinan ini akan jadi IPO terbesar tahun ini. Sebelumnya dikabarkan, Lion Air mengincar dana US$ 1 miliar dari IPO.

30 perusahaan tersebut sudah menyampaikan dokumen IPO ke BEI dan sudah memulai proses. "Artinya, niat perusahaan ini untuk IPO sudah kelihatan karena sudah menyampaikan dokumen," kata Nyoman, kemarin.

Dari 30 perusahaan tadi, ada satu perusahaan yang mengajukan penawaran umum berdasarkan skema Reg-S of US Securities Act and SEC Rule 144a sehingga identitas masih dirahasiakan.  "Kami belum bisa sampaikan identitasnya karena itu akan ditawarkan ke investor luar. Sektornya consumer goods," ucap Nyoman.

Di luar 30 perusahaan tersebut, Nyoman mengatakan, BEI juga sudah bertemu dengan tiga sampai lima perusahaan lagi yang menyampaikan komitmen untuk IPO pada tahun ini.  "Kami tunggu dokumen laporan keuangan mereka yang Juni 2019, sehingga due date IPO-nya sampai akhir Desember 2019," ucap Nyoman.

Lihat rekam jejak

Baca: Pacu Kinerja, SDPC Akan Merilis Produk Sendiri    

Dari pipeline tersebut, perusahaan yang akan IPO banyak dari sektor perdagangan, jasa dan investasi, serta properti, real estate dan konstruksi bangunan. Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, dua sektor tersebut memang cukup menarik.

Alasannya, indeks sektor ini menunjukkan hasil yang positif. Menurut dia, saham emiten IPO ini akan menarik untuk dibeli apabila menawarkan harga saham atraktif, yakni murah dan masuk akal.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menambahkan, investor perlu memilih emiten dengan penjamin emisi memiliki rekam jejak bagus. Hal ini dapat terlihat dari saham listing di BEI naik stabil. "Lalu usahakan pilih emiten dengan persebaran saham tak terlalu besar. Jadi, perdagangan tidak terlalu likuid juga tidak stagnan," ucap dia.        

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved