News Analisis

Pengamat Politik Nasional Jeirry Sumampow: Fenomena Baru Sasar Pejabat Tinggi Negara

Peristiwa ini jadi sinyal pejabat negara mesti mendapatkan pengamanan sedikit lebih ketat, karena ancaman kriminal tindak pidana mulai rawan.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Gryfid Talumedun
ryo noor/tribun manado
Pengamat Politik Nasional Jeirry Sumampow: Fenomena Baru Sasar Pejabat Tinggi Negara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus kekerasan terang-terangan di depan publik, jadi fenomena baru.

Sasarannya kali ini pejabat tinggi negara, Mantan Panglima ABRI, Menko Polhukam Wiranto

Peristiwa ini jadi sinyal pejabat negara mesti mendapatkan pengamanan sedikit lebih ketat, karena ancaman kriminal tindak pidana mulai rawan.

Di kalangan masyarakat sipil, penganiayaan terhadap orang tidak disukai sering terjadi. Fenomena penting untuk dicermati.

Saya melihat sebagai rangkaian peristiwa kriminal terhadap orang atau pejabat harus mendapat perhatian Secara sunguh-sungguh.

Bagi publik jelas kelihatan tindakan kriminal, pelaku menanti Kemenpolhukam di lokasi dan melakukan penyerangan.

Penting untuk diungkap, orang dibekakangnya siapa.

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Baca: Bos Pelaku Penikaman Wiranto Ternyata Telah Ditangkap Densus 88 Beberapa Minggu yang Lalu, ISIS?

Baca: Gerak-gerik Pelaku Perempuan Sebelum Beraksi Serang Wiranto, Pura-pura di Dekat Polisi

Baca: Perbedaan Menopause Pria dan Wanita, Tanda-tandanya bagi Laki-laki

Agak sulit jika seorang diri mengmbil inisiatif kekerasaan, apalagi sasarannya pejabat negara dan dilakukan di depan publik.

Menurut saya tidak mungkin hanya inisiatif pribadi orangnya, kemungkinan besar harus ada kelompoknya.

Pada kasus penusukan terhadap Menkopolhukam, menurut Polisi dilakukan pasangan suami istri.

Meragukan jika pelakunya bertindak atas inisiatif individu

Kemungkinan ada sebuah komunitas yang menumbuhkan kebencian kemudian difollow up masing-masing sesuai pilihan, misalnya menyasar orang tertentu, ini fenomena mengerikan jika tidak ditangani secara serius

Ada desain setingan dan ini yang harus diungkap, kelompok atau komunitas maupun ideologi di balik ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved