Berita Bolsel

Pria Ini Sulap Batok Kelapa Jadi Dagangan Berharga Ratusan Ribu

Dijuluki daerah nyiur melambai, tentunya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memiliki begitu banyak pohon kelapa.

Pria Ini Sulap Batok Kelapa Jadi Dagangan Berharga Ratusan Ribu
TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO
Pria Ini Sulap Batok Kelapa Jadi Dagangan Berharga Ratusan Ribu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dijuluki daerah nyiur melambai, tentunya Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memiliki begitu banyak pohon kelapa.

Tak terkecuali Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Di mana, kelapa menjadi salah satu komoditi unggulan di wilayah yang mengusung visi religiusnya itu.

Selain buahnya yang dapat menghasilkan kopra, ternyata kelapa juga memiliki banyak kegunaan lainnya.

Tak terkecuali akar, daun,batang, serta batok (tempurung) kelapa.

Hal ini dimanfadatkan oleh Zainudin Limehe, warga Desa Adow, Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng).

Pria Ini Sulap Batok Kelapa Jadi Dagangan Berharga Ratusan Ribu
Pria Ini Sulap Batok Kelapa Jadi Dagangan Berharga Ratusan Ribu (TRIBUN MANADO/NIELTON DURADO)

Zainudin yang adalah salah satu pegiat kerajinan tangan yang menggunakan bahan dasar tempurung kelapa.

Akrab disapa Papa Ayub, Zainudin menggunakan tempurung Kelapa untuk dijadikan berbagai macam jenis kerajinan tangan, diantaranya berupa Bunga Hias, Bingkai Foto, tempat tisu, dan masih banyak lagi.

”Tapi sementara ini produksinya masih sebatas permintaan dari konsumen,” terang Papa Ayub ketika ditemui di kediamannya, Rabu (09/10/2019).

Papa Ayub memulai usaha kreatifnya itu sejak bulan Juni 2019 lalu.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved