NEWS

Perbedaan Kampung Akuarium Era Basuki Tjahaja Purnama dan Gubernur Anies Baswedan, Gusur dan Bangun

Info terkini pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Perbedaan Kampung Akuarium Era Basuki Tjahaja Purnama dan Gubernur Anies Baswedan, Gusur dan Bangun
(MAULANA MAHARDHIKA) Via Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri peringatan dua tahun penggusuran di Kampung Akuarium , Penjaringan, Jakarta, Sabtu (14/4/2018). Peringatan yang bertajuk Dari Shelter Menuju Harapan Kampung yang Baru tersebut menampilkan pertunjukan warga kampung seperti musik dan tarian daerah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Info terkini pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun kembali Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Kampung ini digusur pada 2016. Penggusuran dan pembangunan kembali kampung itu dilakukan di era kepemimpinan gubernur yang berbeda.

Pemprov DKI menggusur Kampung Akuarium era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

Lalu Pemprov DKI akan membangun kembali kampung itu pada era Gubernur Anies Baswedan.

Ahok gusur Kampung Akuarium

Pemprov DKI era kepemimpinan Ahok menggusur Kampung Akuarium pada 11 April 2016.

Permukiman warga digusur karena Ahok ingin membangun sheetpile di tempat berdirinya bangunan warga di samping Museum Bahari dan Pasar Ikan. Tanggul juga harus dibangun untuk mencegah air laut masuk.

Selain itu, dalam proses pengurukan usai penertiban, Pemprov DKI menemukan benteng peninggalan zaman Belanda yang tenggelam di dekat permukiman. Ahok ingin merestorasi benteng itu.

Baca: Ahok Gusur Kampung Akuarium, Kini Malah Akan Dibangun Rumah Lapis oleh Anies

Baca: Pimpinan Sementara DPRD Memajukan Jadwal Penyerahan Nama Pimpinan, Mengejar Tanda Tangan Anies

Baca: Kata Gubernur Anies Baswedan, Hanya Satu Ambulans Milik Pemprov DKI Jakarta Yang Diamankan Polisi

"Di sana tuh ada pos penjaga untuk berdiri prajurit, begitu. (Bentuk) yang asli kan masih ada, tetapi ada yang di bawah (tenggelam), termasuk pintu bulatnya. Nah, kita mau balikin," kata Ahok pada 12 Mei 2016.

Penemuan cagar budaya membuat Ahok semakin tidak bisa memenuhi permintaan warga membuat kampung susun di Kampung Akuarium.

Apalagi, lahan itu milik badan usaha milik Pemprov DKI, Perumda Pasar Jaya.

Halaman
1234
Editor: Handhika Dawangi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved