Berita Boltim

Pengadaan Fingerprint 2018 di Sekolah Dasar Ini Di-Mark Up

Pengadaan Fingerprint tahun 2018 di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, diduga harga di-mark up.

Pengadaan Fingerprint 2018 di Sekolah Dasar Ini Di-Mark Up
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Pengadaan Fingerprint 2018 di Sekolah Dasar Ini Di-Mark Up 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengadaan Fingerprint ( absen sidik jari) tahun 2018 di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, diduga harganya di-mark up.

Menurut salah satu guru berinisial HM, harga yang dibayar ke pihak ketiga Rp2,9 juta.

Pada hal harga barang tersebut tidak seperti itu.

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena pihak ketiga ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Boltim," ujar HM, Rabu (9/10/2019).

Kata dia, harga fingerprint terlalu tinggi yang diberikan, pada hal hasil pengecekan di online berkisar sekitar Rp1 jutaan lebih dengan tipe solution X105.

Pembayaran fingerprint diambil dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2018.

Pada hal fingerprint ini sebelumnya sudah ada pengadaan 2017.

Namun dibeli kembali.

Kepala Inspektorat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Meike Mamahit mengatakan, memang pengadaan fingerprint 2018, saat dilakukan pemeriksaan oleh tim diangkat adanya mark up harga.

"Kami temukan adanya mark up harga dalam pengadaan fingerprint di sekolah dasar," ujar Meike Mamahit.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved