Munarman Tebar Senyum: PA 212 Siapkan 100 Pengacara

Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (9/10).

Munarman Tebar Senyum: PA 212 Siapkan 100 Pengacara
KOMPAS.com/Andri Donnal Putra
Salah satu saksi fakta sidang praperadilan Buni Yani, Munarman, memberikan keterangannya dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (15/12/2016). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (9/10). Munarman diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap pegiat media sosial, Ninoy Karundeng.

Baca: Bamsoet Siapkan Pantun untuk Pelantikan Jokowi

Berdasarkan pantauan Tribun, Munarman tiba di gedung Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pukul 11.20 WIB. Ia tampak mengenakan kemeja berwarna hijau. Munarman juga mengumbar senyum dan berbicara dengan kuasa hukumnya, Samsul Bahri sambil melangkah masuk ke gedung Resmob. Namun Munarman menolak memberikan pernyataan sebelum diperiksa.

"Ini sama pengacara saja," tutur Munarman seraya masuk ke ruang penyidik.

Samsul Bahri mengatakan kliennya akan memberikan klarifikasi terkait pernyataan salah satu tersangka tentang penganiayaan terhadap Ninoy. "Prinsipnya kita kesini hanya memberikan klarifikasi, ada panggilan menyebutkan bahwa salah satu tersangka berkomunikasi dengan Bapak Haji Munarman" tutur Samsul.

Seperti diketahui, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan 13 tersangka terkait penganiayaan dan penculikan pegiat media sosial, Ninoy Karundeng. Mereka adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, dan R. Dua orang lainnya adalah Sekjen PA 212, Bernard Abdul Jabbar dan pria berinisial F.

Baca: Komunitas Literasi Ajak Warga Pulau Nain Budidaya Rumput Laut

Video diduga diculiknya Ninoy Karundeng berdurasi 2 menit 42 detik juga beredar di media sosial. Ninoy dalam video tersebut nampak menjawab pertanyaan yang diajukan seorang pria. Pria itu nampak terus menginterogasi Ninoy sekaligus menyampaikan pernyataan bernada ancaman penganiayaan.

Dari video, diketahui bahwa Ninoy mengaku mendatangi kawasan Gedung DPR-MPR RI untuk meliput aksi demonstrasi penolakan RUU KPK dan RUU KUHP.

100 Pengacara

Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyiapkan 100 pengacara guna membantu proses hukum 13 tersangka dalam kasus penganiayaan pegiat media sosial dan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng. Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan langkah pertama yang diambil tim pengacara yakni meminta penangguhan penahanan ke-13 tersangka.

"Rapat kemarin dengan tim penasehat langkah pertama adalah penangguhan penahanan setelah jatuh tersangka," kata Maarif.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved