Bisnis dan Keuangan

BNI Pertahankan Bunga Kredit dan Tabungan, Simak Penjelasannya

Bank Indonesia telah menurunkan bunga acuan BI 7 Daya Reverse Repo Rate (BI7DRRR) atau BI rate pada 22 September 2019 lalu

BNI Pertahankan Bunga Kredit dan Tabungan, Simak Penjelasannya
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Head of Consumer and Retail Banking BNI Wilayah Manado, Khairul Salam 

BNI Pertahankan Bunga Kredit dan Tabungan, Simak Penjelasannya

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bank Indonesia telah menurunkan bunga acuan BI 7 Daya Reverse Repo Rate (BI7DRRR) atau BI rate pada 22 September 2019 lalu.

BI rate turun sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen.

Meskipun begitu, perbankan tak serta merta menurunkan bunga pinjaman maupun simpanannya.

Head of Consumer and Retail Banking BNI Wilayah Manado, Khairul Salam mengatakan, perbankan- termasuk di dalamnya BNI- mendukung penurunan BI rate.

"Sebab tujuannya untuk menggairahkan pasar, mendorong pertumbuhan ekonomi," kata Khairul kepada Tribun Manado, Senin (07/10/2019).

Hanya saja, kata Khairul menjelaskan, BNI tak langsung menurunkan bunga karena melihat situasi pasar.

POPULER

> Ketua Fraksi NasDem Ngamuk dan Banting Meja setelah Rapat Pembentukan AKD

> Ahok Gusur Kampung Akuarium, Kini Malah Akan Dibangun Rumah Lapis oleh Anies

> Penderita Hipertensi dan Diabetes Jangan Tidur Kurang dari 6 Jam, Akibatnya Fatal

"BI rate itu pengaruh ke bunga kredit dan simpanan. Kalau jangka panjang, pengaruh sekali ke cost of lending, dampak ke dana pihak ketiga kita," ujarnya.

Lanjut dia, meskipun BI rate turun atau naik, bank serta merta menurunkan atau menaikkan bunga. "Kita lihat situasinya, ketika suku bunga BI naik, kita naikkan lagi. Tidak begitu. Kita perhatikan pasar seperti apa, termasuk bank-bank lain apakah menyesuaikan atau bertahan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved