News

Bank tak Langsung Sesuaikan Bunga Ikuti BI Rate, Begini Penjelasan Ekonom Gerdi Worang

"Bisa saja terjadi, dia baru memutuskan turun, eh tak lama kemudian, BI rate naik lagi, itu akan mengacaukan kinerja bank," katanya.

Bank tak Langsung Sesuaikan Bunga Ikuti BI Rate, Begini Penjelasan Ekonom Gerdi Worang
Istimewa
Pengamat Ekonomi, Dr F. Gerdi Worang  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perbankan bisa saja tak menyesuaikan suku bunga baik untuk simpanan maupun pinjaman kendati Bank Indonesia (BI) mengubah suku bunga acuan (BI rate).

Pengamat Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Dr F. Gerdi Worang mengatakan, memang butuh waktu bagi bank untuk menyesuaikan bunga bank.

"Karena bank harus menjaga likuiditasnya. Misalnya bunga tabungan diturunkan, lalu dana ditarik oleh deposan dana besar, risiko juga," mata Gerdi kepada Tribun Manado, Rabu (09/10/2019).

Katanya, bank punya jangka waktu hingga enam bulan untuk memutuskan penyesuaian suku bunganya.

"Bisa saja terjadi, dia baru memutuskan turun, eh tak lama kemudian, BI rate naik lagi, itu akan mengacaukan kinerja bank," katanya.

Menurutnya, ada dua hal penting yang menentukan kebijakan bank terkait suku bunga pinjaman dan simpanan.

Pertama, likuditas internal bank itu sendiri. Apakah bank punya dana untuk mengantisipasi penarikan besar-besaran mana kala bunga simpanan diturunkan.

"Deposan dengan bunga khusus, lembaga dengan dana besar harus dipertahankan bank," jelas Ketua Tim Evaluasi Ekonomi dan Pembangunan Sulut ini.

Kedua, likuiditas pasar. Bank harus melihat, mana kala ia menurunkan suku bunga dan terjadi penarikan dana  harus mencari penggantinya di pasar.

"Jangan sampai, ketika suku bunga turun, bank tak mendapatkan dana di pasaran," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved