Terkesan Sangar bahkan Kasar, Ini Dampak Musik Metal bagi Kesehatan Mental

Bila aliran musik lain seperti pop, klasikal atau jazz dianggap memiliki banyak manfaat dengan lantunan lagu chill-nya, bagaimana dengan musik metal?

Terkesan Sangar bahkan Kasar, Ini Dampak Musik Metal bagi Kesehatan Mental
REUTERS/MARIO ANZUONI
Metallica. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musik metal identik dengan musik yang memekakkan telinga. Terkesan sangar, bahkan kasar.

Musisi maupun penggemarnya identik dengan segala hal berbau hitam, entah itu bajunya, make up-nya, hingga ornamen panggungnya.

Nah bila aliran musik lain seperti pop, klasikal atau jazz dianggap memiliki banyak manfaat dengan lantunan lagu chill-nya, bagaimana dengan musik metal?

Sebelum mengetahui dampak musik metal untuk kesehatan mental, tak ada salahnya untuk mengenal karakteristik musik metal yang telah dipopulerkan sejak era ’60-an ini, seperti:

  • Suara musik yang keras, berdistorsi dan berat
  • Lirik seringkali emosional berisikan tema kemarahan, kecemasan, depresi, isolasi dari kehidupan sosial, hingga kesepian
  • Lantunan gitar, bass, drum dan vokal yang agresif
  • Lirik yang sulit didengar karena menggunakan teknik bernyanyi scream atau growl

Dengan karakteristik ini, bukan berarti musik metal tidak ada yang menggemari. Buktinya, band metal di dunia terus bertambah.

Dengan demikian, jumlah penggemarnya terus melonjak.

Dampak positif musik metal untuk kesehatan mental

Menurut studi, bukannya menginspirasi orang untuk bertingkah agresif, musik metal justru mampu menenangkan para pendengarnya. 

Musik metal juga disebut mampu mengatur rasa sedih dan meningkatkan emosi positif.

Selain itu, studi yang sama menyatakan, musik metal mampu membantu pendengarnya menjelajah keseluruhan emosi yang dirasakan, sekaligus memunculkan perasaan aktif serta inspiratif.

Halaman
1234
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved