Renungan

Renungan Pdt Nico Gara : Kapernaum

Di kota itu, Yesus menyembuhkan orang-orang yang dirasuk setan, menyembuhkan ibu mertua Petrus, dan mengadakan banyak mukjizat lain (Luk. 4:23, 40-41)

Renungan Pdt Nico Gara : Kapernaum
ilustrasi 

Pdt Nico Gara

Selasa, 8 Oktober 2019
Bacaan : Matius 11:20-24
Setahun: Matius 18-20
Nats: "Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini." (Matius 11:23)

Renungan : Kapernaum 

Setelah Yohanes Pembaptis ditangkap oleh Herodes, Yesus menyingkir dari Nazaret ke Kapernaum dan tinggal di sana (Mat. 4:12-13). Di sanalah Dia bertemu dengan beberapa murid pertama-Nya (Mat. 4:18-22), serta mengajar di rumah ibadat pada hari-hari Sabat (Luk. 4:31).

Di kota itu, Yesus menyembuhkan orang-orang yang dirasuk setan, menyembuhkan ibu mertua Petrus, dan mengadakan banyak mukjizat lain (Luk. 4:23, 40-41).

Kapernaum adalah salah satu kota di mana Yesus paling banyak melakukan mukjizat. Pengajaran-Nya yang penuh kuasa membuat mereka takjub (Luk. 4:32), namun mereka tetap tidak bertobat, tidak memercayai Yesus sebagai Mesias (ay. 20).

Ketidakpercayaan mereka membuat Yesus mengecam mereka. Bahkan Dia menyatakan bahwa penduduk Sodom akan bertobat sekiranya mereka menyaksikan mukjizat yang terjadi di Kapernaum.

Kota Sodom dimusnahkan Allah dengan hujan api dan belerang akibat dosa mereka (Kej. 19). Dan Yesus menyatakan penghakiman-Nya bahwa tanggungan Kapernaum akan lebih berat dibanding Sodom di hari penghakiman nanti (ay. 24).

Ternyata menyaksikan mukjizat serta mendengarkan pengajaran yang hebat tidak otomatis membuat seseorang bertobat.

Diperlukan kerendahan hati untuk mengaku diri sebagai pendosa, lalu menerima karya keselamatan yang dikerjakan Allah di dalam Kristus bagi kita. Ini adalah anugerah yang besar. Namun jika disia-siakan, kita sedang memilih penghukuman ditimpakan atas kita, seperti penduduk Kapernaum.(fer)

BERFOKUS PADA MUKJIZAT MEMBUAT KITA MENGABAIKAN SI PEMBUAT MUKJIZAT. BERFOKUS KEPADA BERKAT, MEMBUAT KITA MELUPAKAN SI PEMBERI BERKAT.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved