Berita Sulut

Ini Penjelasan dari Balai Karantina Pertanian Tentang Virus African Swine Fever

Virus African Swine Fever (ASF) sangat mematikan. Jika menyerang ternak babi tingkat kematian bisa 100 persen.

Ini Penjelasan dari Balai Karantina Pertanian Tentang Virus African Swine Fever
Tribun Manado / Mochammad Ade Pamungkas
Balai Karantina Pertanian Jelaskan Virus African Swine Fever 

TRIBUMANADO.CO.ID - Virus African Swine Fever (ASF) sangat mematikan. Jika menyerang ternak babi tingkat kematian bisa 100 persen.  

Demikian diungkapkan Kepala Seksi Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Manado, Drh Wirawan Budi Utomo kepada tribunmanado.co.id, Selasa (8/10/2019).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Manado, Drh Wirawan Budi Utomo.

Menurutnya, jika virus ASF hal itu akan berdampak pada ekonomi di Sulawesi Utara.

"Jika virus ini sampai masuk ke Sulawesi Utara, bisa habis babi di sini, sedangkan Manado termasuk wilayah dengan konsumen babi terbesar di Indonesia," ujar Wirawan.

KABAR ARTIS

> Anak Ketiga Nikita Mirzani Ingin Diadopsi, Respons Mantan Istri Dipo Latief Tak Biasa

> Liburan ke London, Nikita Willy Pakai Kaus Ketat & Celana Jeans, Jadi Sorotan!

> Kasihan, Cita Citata Dipermalukan di Depan Banyak Orang, Kabur Jelang Pertunjukan: Dihina!

Wirawan menambahkan, jika virus ASF ini masuk ke Sulawesi Utara potensi penyebarannya sangat tinggi.

Hal itu menurutnya dikarenakan kontrol perbatasan darat yang sangat sulit untuk mencegah penularan virus ini.

"Misalnya yang terjadi di Mongol dan China penularan virus ASF itu sangat besar. Sehingga hampir seluruh babi di China itu terserang virus itu," ujar pria berompi dengan tulisan ‘quarantine’ di punggungnya.

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

Halaman
12
Penulis: Ade Pamungkas
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved