Berita Manado

Dalam 3 Tahun PAD Kota Manado Tembus Rp 313,4 miliar, DPRD Manado Angkat Jempol

Dalam 3 tahun kepemimpinan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor D Bastiaan, PAD Kota Manado mengalami peningkatan drastis

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: maximus conterius
Tribun manado / Siti Nurjanah
Petugas DPM-PTSP Kota Manado memberi tanda khusus bagi usaha yang tak mengurus perizinan. Tindakan ini sebagai upaya meningkatkan PAD. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - DPRD Kota Manado menyatakan apresiasnya kepada Pemerintah Kota Manado yang mampu menaikkan pendapatan asli daerah (PAD) dari segara sektor.

Satu di antara instansi yang disorot adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) yang dapat menciptakan iklim investasi yang berimbas pada kenaikan PAD.

Ketua DPRD Manado Aaltje Dondokambey mengapresiasi terobosan yang dilakukan pemerintah dalam pengelolaan perizinan di Kota Manado.

"Kami mengapresiasi terobosan yang dilakukan pemerintah melalui DPM-PTSP untuk memberikan kemudahan kepada investor dalam berusaha di Kota Manado," ucap Aaltje, Senin (7/10/2019).

Ia menyebut, dalam rentang waktu selama 10 bulan sudah tercatat ada 4.364 SK perizinan yang telah diterbitkan oleh perangkat daerah tersebut.

"4.364 tersebut dari sekitar 5.000 permohonan yang diajukan investor di Kota Manado. Hal tersebut menunjukkan itikad baik pemerintah dalam memudahkan para investor untuk berinvestasi di Kota Manado sehingga sebagai DPRD mendukung sekaligus mengapresiasi kinerja DPM- PTSP Manado, dan berharap kedepannya menjadi jauh lebih baik," katanya.

Namun, ia juga mengingatkan agar pemerintah, dalam hal ini DPM-PTSP Manado, untuk semakin meningkatkan terobosan serta sosialisasi berbagai aturan perizinan.

"Sehingga tidak ada lagi investor maupun masyarakat lokal yang mengeluhkan penutupan atau pencabutan izin usaha maupun peringatan dalam spanduk merah terhadap izin usaha," ucapnya.

Kepala DPM-PTSP Manado Charles Rotinsulu SE MSi mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan layanan dalam bidang perizinan kepada masyarakat baik lokal maupun dari luar, sehingga investasi bisa berkembang dengan baik di Manado.

Baca: APBD Perubahan 2019, PAD Naik Menjadi Rp 324 Miliar, Wawali Mor Bastiaan: PBB Harus Tergarap

Baca: Target PAD Kota Manado 2019 Naik Jadi Rp 372 Miliar, Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS 2019

"Tujuannya terutama membuat Manado menjadi kota ramai investasi yang pada akhirnya akan mendongkrak perekonomian kota dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dalam tiga tahun kepemimpinan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado Mor D Bastiaan, PAD Kota Manado mengalami peningkatan drastis.

Wali Kota Vicky Lumentut mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Manado masih di atas pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara dan nasional.

"Pertumbuhan ekonomi Kota Manado 6,75 persen, sementara untuk Provinsi Sulut 6,32 persen, dan nasional 5,10 persen," ucapnya.

Lanjutnya, realisasi PAD Kota Manado 2016 mencapai Rp 264,77 miliar, 2017 naik Rp 299,3 miliar, dan 2018 menjadi Rp 313,4 miliar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved