Berita Boltim

Bupati Instruksikan Sangadi Hentikan Penambangan Ilegal, Sehan: Merusak Lingkungan

Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, sangadi harus mempunyai peran dalam menghentikan penambagan emas ilegal di 80 desa.

Bupati Instruksikan Sangadi Hentikan Penambangan Ilegal, Sehan: Merusak Lingkungan
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
Sehan Landjar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, sangadi harus mempunyai peran dalam menghentikan penambagan emas ilegal di 80 desa.

"Saya instruksikan sangadi harus berani mengambil tindakan dalam menghentikan tambang ilegal di wilayahnya," ujar Sehan Landjar, dalam pertemuan Forkopinda di lantai tiga Kantor Bupati Boltim, Sulawesi Utara, Selasa (08/10/2019).

Kata dia, sangadi berkoordinasi dengan Badan Pemasyarakatan Desa (BPD), untuk menyusun laporan tambang ilegal di wilayah tersebut. Kemudian laporkan ke pihak kepolisian.

Cara lain, sangadi berkoordinasi dengan camat dan buat aturan berdasarkan undang-undang 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Lalu berkoordinasi dengan Provinsi Sulawesi Utara.

Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, makhluk hidup termasuk manusia.

Aktivitas ini juga bisa menimbulkan ganggu kesehatan yang diatur dalam undang-undang nomor 36 tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan.

Kata Sehan, masyarakat harus berani, sebab efeknya dari pengelolaan pertambangan secara ilegal bakal kita rasakan. Harusnya pengelolaan tersebut berdasarkan kajian lingkungan hidup.

Harus punya izin. Karena hasil alam yang dikelola bisa menambah PAD baru untuk masyarakat Boltim, bukan hanya keuntungan pengusaha sendiri.

Kapolres Kotamobagu, AKPB Gani Siahaan mengatakan, silakan melapor ke pihak kepolisian terkait penambangan liar baik emas, galian C dan penebangan pohon ilegal.

"Kami siap menerima laporan dan menindaklanjutinya," ujar Gani Siahaan.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved