Berita Bitung

2 dari 23 Jenis Monyet di Dunia Ada di Kota Ini

Wali kota Bitung Max J Lomban menjelaskan banyak hal terkait satwa endemik sebagai pesona flora dan fauna, di hutan Tangkoko Kota Bitung.

2 dari 23 Jenis Monyet di Dunia Ada di Kota Ini
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
2 dari 23 Jenis Monyet di Dunia Ada di Kota Ini 

Hal ini membuat Kota Bitung membuat satu peraturan, sehingga Kota tersebut kolaborasi bekerja sama dengan seluruh unsur yang terkait, guna memprotect satwa endemik tersebut agar tidak diperjualbelikan secara ilegal.

Kolaborasi tersebut sudah berjalan lancar hingga saat ini, baik dari pihak kepolisian, badan konservasi sumber daya alam, dinas lingkungan hidup dan semua jajaran termasuk para lurah dan camat pun mengerti akan hal ini.

"Kita harus protect mereka jangan diperdagangkan secara ilegal karena mereka kekayaan kita, ada undang-undang yang mengatur tentang itu, kita juga sudah buat peraturan di kota ini, supaya betul-betul di-protect dan tidak bisa kemana-kemana," jelasnya.

Satgas yang sudah dibentuk disosialisaikan kepada semua pihak, hingga tingkat sekolah (sekolah dasar), guna sosialisasi tersebut nantinya berefek kepada orang tuanya.

Orang tua siswa harus mengetahui, satwa ini tidak bisa diperdagangkan secara ilegal, tidak boleh kemana-kemana, diprotect oleh undang-undang.

Maka dengan demikian, satgas bekerja secara efektif, dan apabila ditemukan hal-hal yang tidak benar, melanggar peraturan, tidak segan-segan mereka diberikan hukuman sebagaimana mestinya.

Lancarnya Satgas yang bekerja guna menjaga satwa yang dilindungi, Walikota Bitung pun ucapkan terima kasih.

"Terima kasih Satgas ini, sangat kompak melakukan hal itu" katanya.

Dalam pres rilis dijelaskan Sulawesi Utara memiliki Satwa Endemik, adanya Macaca Nigra (Yaki) dan Tarsius.

Diketahui, sejumlah lembaga telah memulai survei populasi yaki (Macaca nigra) di Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara sejak pertengahan Juli tahun 2019.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved