Berita Manado

Street Food Koenya-Koenya Ditutup, Ini Tanggapan Mantan Penjual dan Pengunjung

Food Street Koenya-koenya’ yang merupakan salah satu wisata kuliner di Manado resmi ditutup beberapa hari lalu

Street Food Koenya-Koenya Ditutup, Ini Tanggapan Mantan Penjual dan Pengunjung
Tribun manado / Siti Nurjanah
Lokasi Street Food Koenya-Koenya Siang Hari 

Street Food Koenya-Koenya Ditutup, Ini Tanggapan Mantan Penjual dan Pengunjung

TRIBUNMANADO.CO.ID - ‘Food Street Koenya-koenya’ yang merupakan salah satu wisata kuliner di Manado resmi ditutup beberapa hari lalu.

Lokasi kuliner yang berada di Jalan S Parman, Kawasan Pecinan, Manado yang biasanya buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga pukul 23.00 Wita kini nampak sunyi.

Saat masih buka, terlihat stand dari pedagang dengan berbagai jualan berjejer rapi di sepanjang pinggiran jalan area Koeny-Koenya, bahkan tempat duduk serta meja pun stanby menyambut para tamu yang hadir.

Namun kini, pusat kuliner Koenya-Koenya tinggal kenangan.

Hal tersebut sangat disayangkan oleh berbagai kalangan termasuk para penjual.

Hal itu disampaikan oleh Aneke Woloan, penjual ragey, kepada Tribunmanado.co.id, Senin (7/10/2019).

POPULER

> 4 Jenderal TNI AD Ini Punya Pengalaman Tempur Terbaik di Kopassus, Pimpin Misi Berbahaya

> Beredar Informasi Ahok Diangkat Jadi Dewan Pengawas KPK: Musnahkan Kelompok Taliban

> TERUNGKAP, Pilot dan Pramugari Punya Tempat Tidur Rahasia di Pesawat, Ruangan Kedap Suara Loh

Wanita asal Tuminting itu mengaku, saat awal-awal pembukaan ramai pengunjung bahkan terkadang ragey yang dijajakan sampai kurang.

"Waktu pertama pembukaan ramai sekali mbak, sampai ragey saya itu kurang, tapi menjelang ditutup sudah mulai sepi, saya pernah sehari itu untung sampai Rp 3 juta, tapi bukan cuma ragey, ada makanan lain juga mbak," ucap wanita 38 tahun itu.

Halaman
123
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved