Berita Minsel

Perusahaan yang Tak Perpanjang SKT WNA Diserahkan ke Imigrasi, Sanksinya Bisa Diusir

Kepala Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Drs Cornelis Mononimbar memberikan 'warning'.

Perusahaan yang Tak Perpanjang SKT WNA Diserahkan ke Imigrasi, Sanksinya Bisa Diusir
TRIBUN MANADO/ANDREW PATTYMAHU
Perusahaan yang Tak Perpanjang SKT WNA Diserahkan ke Imigrasi, Sanksinya Bisa Diusir 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan (Disdukcapil) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Drs Cornelis Mononimbar memberikan 'warning'.

Khususnya bagi perusahaan yang ada di daerah ini agar segera memperpanjang surat keterangan tempat tinggal (SKT) warga negara asing (WNA).

"Jika masa berlaku SKT WNA sudah habis, silakan perpanjang lagi. Setiap tahun kan hanya sekali diurus," kata Mononimbar di rungan kerjanya, Senin (07/10/2019).

Dia mengutarakan jika ada perusahaan yang tak memperpanjang SKT WNA maka nantinya akan berurusan dengan pihak imigrasi.

"Bahasanya bisa diusir dan tentunya tak bisa bekerja lagi," tambah dia.

Sementara itu tenaga kerja dari Tiongkok mendominasi jumlah pekerja asing di Kabupaten Minsel.

Para pekerja ini bekerja di PT Sumber Energi Jaya (SEJ) perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Minsel Drs Sonny Maleke belum lama ini mengatakan ada 61 TKA dari Tiongkok. Kemudian pekerja dari Turki berada di urutan kedua dalam jumlah TKA di Minsel. 

"Ada 54 warga negara Turki di Minsel. Mereka ini bekerja di Kapal Listrik KAR Powership," ujarnya.

Selain dua negara tersebut, tenaga kerja asing juga berasal dari India, Korea Selatan, Filipina dan Vietnam.

Halaman
12
Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved