News

Gara-gara Kabar Hoaks, Pengungsi Bertahan di Pegunungan karena Diisukan akan Terjadi Tsunami

Pemerintah Provinsi Maluku memperpanjang waktu tanggap darurat bencana untuk penangan pengungsi korban bencana gempa.

Gara-gara Kabar Hoaks, Pengungsi Bertahan di Pegunungan karena Diisukan akan Terjadi Tsunami
Kopmas.com/Rahmat Rahman Patty
Gubernur Maluku Murad Ismail saat meninjau para pengungsi korban gempa di halaman RSUD dr Haulussy Ambon, Kamis (26/9/2019) malam 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akibat hoax pasca gempa, masyarakat bertahan di pegunungan.

Pemerintah Provinsi Maluku memperpanjang waktu tanggap darurat bencana untuk penangan pengungsi korban bencana gempa.

Seharusnya, waktu tanggap darurat bencana gempa di Maluku akan selesai pada Rabu (9/10/2019).

“Jadi, kami tanggap darurat ini sampai tanggap 9 besok lusa, tapi melihat kondisi pengungsi yang masih banyak ini kami tambah lagi,” kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang, kepada wartawan di posko satgas penanggulangan bencana gempa Maluku, Sabtu (5/10/2019).

Kasrul mengatakan, alasan pemerintah memperpanjang masa tanggap darurat bencana dilakukan karena masih ada banyak pengungsi korban gempa yang belum tertangani seluruhnya.

“Melihat kondisi pengungsi yang masih banyak ini, jadi masa tanggap darurat ditambah seminggu atau dua minggu lagi,” kata dia.

Baca: Kisah Miris Pabrik Bayi, Wanita Diculik, Dirudapaksa, Hamil, Hingga Anaknya Dijual Rp 12 Juta

Baca: Seorang Suami Habisi Nyawa Istri saat Tidur, Diduga Karena Cemburu hingga Nekat Dustai Mertua Begini

Baca: Mantan Kapolri Ini Tolak Tawaran jadi Menteri Jokowi hingga Dubes, Karena Ingin Bebas Merdeka

FOLLOW FACEBOOK TRIBUN MANADO

Jumlah pengungsi yang masih banyak bertahan di hutan-hutan salah satu penyebabnya karena terpengaruh dengan berita hoaks mengenai tsunami.

“Ada berita hoaks, pengungsi makin naik lagi. Jadi kalau malam mereka ke ketinggian di hutan.

Banyak yang di hutan mungkin salah satu indikatornya karena itu hoaks,” ujar dia.

Halaman
12
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved