News

Kisah Penambang Temukan Potongan Tubuh Kami Bicara Baik-Baik Supaya Tak Diganggu

"Saya waktu itu bicara, kami tak mau ganggu kalian, dan aman aman saja, mungkin si arwah juga tahu niat tulus kita bekerja demi anak dan istri,"

Kisah Penambang Temukan Potongan Tubuh Kami Bicara Baik-Baik Supaya Tak Diganggu
TRIBUN MANADO/MAICKEL KARUNDENG
BREAKING NEWS: 1 Lagi Korban Longsor Tambang Bakan Berhasil Dievakuasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tambang liar Bakan, Kecamatan Tanoyan, Kabupaten Bolmong, berubah angker sejak peristiwa tewasnya puluhan penambang akibat tertimbun material batu dan pasir.

Toh keangkeran itu tak menggentarkan hati para penambang setempat.

Mereka terus menambang di sana, meski kadang berhadapan dengan hal hal yang tidak masuk akal.

"Biasa saja," kata seorang penambang yang enggan namanya disebut.

Sebut dia, wilayah favorit para penambang adalah di lokasi tempat longsor terjadi berulangkali dan memakan nyawa manusia.

Pernah, bebernya, ia menemukan potongan tubuh manusia.

"Saya waktu itu bicara, kami tak mau ganggu kalian, dan aman aman saja, mungkin si arwah juga tahu niat tulus kita bekerja demi anak dan istri di rumah," kata dia.

Beberapa kali pula mereka tidur di lokasi kecelakaan tambang yang dikenal angker.

Dan tak terjadi apa apa.

"Di luar dingin, jadi kami tidur di dalam," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved