Berita Manado

Kepala Dinas DP3A Manado Angkat Bicara soal Siswa SMP Meninggal saat Dihukum Guru Berlari

Kasus meninggalnya Siswa SMP 46 Kristen, Vanly Lahingide saat dihukum guru berlari karena terlambat menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan

Kepala Dinas DP3A Manado Angkat Bicara soal Siswa SMP Meninggal saat Dihukum Guru Berlari
Tribun Manado / Jufry Mantak
Siswa SMP Kristen 46 Mapanget Barat, Vanly Lahingide (14) Warga Perumahan Tamara, Kelurahan Mapanget Barat, Lingkungan VIII, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulut, meninggal dunia, Selasa (1/10/2019) tadi, setelah dirinya diberi ganjaran lari memutari lapangan sekolah 

Kepala Dinas DP3A Manado Angkat Bicara soal Siswa SMP Meninggal saat Dihukum Guru Berlari

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus meninggalnya Siswa SMP 46 Kristen, Vanly Lahingide saat dihukum guru berlari karena terlambat menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.

Kasus tersebut pun mendapat perhatian serius Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Manado, Esther Mamangkey.

Mamangkey menegaskan, kasus tersebut harus ditindak dan segerah diproses.

"Kasus ini patut ditindak. Kembali lagi ke kita, jika hal tersebut terjadi kepada kita, tentunya kita harus menindaknya," tegasnya, Jumat (4/10/2019).

Menurutnya, seharusnya jika guru tidak yakin dengan alasan siswa yang sedang sakit, maka bisa diperiksa di Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

"Kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, dengan kejadian ini guru harus tanggap gunakan fasilitas yang ada disekolah untuk memeriksakan siswa ke UKS," ujarnya.

Suasana di Rumah Duka Korban Vanly Lahangide
Suasana di Rumah Duka Korban Vanly Lahangide (Tribun Manado / Mochammad Ade Pamungkas)

BERITA VIRAL

> VIRAL VIDEO Cewek Manado Beraksi 30 Detik Bikin Heboh

> Kapolda Harap Video Intan Dihapus, Kami Akan Cari Perekamnya

> BREAKING NEWS - Mucikari Video Viral Cewek Manado Ditangkap Resmob Polda Sulut

Lanjutnya, seharusnya guru bisa menghargai keluhan siswa yang sedang sakit.

"Siswa itu termasuk anak, kita sebagai orang tua didik harus sigap dalam hal tersebut. Kembali lagi ke kita, bagaimana jika terjadi pada anak-anak kita. Seharusnya guru membimbing siswa, bukan mempersulitnya dengan memberikan hukuman," bebernya.

Ia menambahkan, dirinya sangat setuju apabila kasus tersebut segera diproses karena hukum.
"Saya sangat setuju jika segara diproses," ucapnya. (ana)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO

KABAR SELEBRITIS

> Nafa Urbach Sebut Tarif Lucinta Luna Murah, Masih Kalah Sama Sosok Ini

> Kekompakan Veronica Tan & Puput Devi Jelang Lahiran Anak Ahok BTP, Ini yang Dilakukan Keduanya!

> Berpose di Jepang, Syahrini Pakai Busana Pas Body, Harga Outfitnya Capai Rp 600 Juta, Yuk Intip!

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN MANADO

PILIHAN EDITOR

> Polwan yang Diduga Terpapar Radikalisme, Sudah Dua Kali Ditangkap, Terancam Dipecat dari Kepolisian

> Beredar Foto Jadul 3 Wanita di Keluarga Presiden Jokowi, Tampilan Anggun Mereka Jadi Sorotan

> Susi Ungkap Selama Bekerja dengan Presiden jokowi: Baru Kali Ini Kerja di Bawah Perintah Orang Lain

LIKE FACEBOOK TRIBUN MANADO

SULUT UNITED

> Sulut United Jalani Tur Away Terakhir, Tantang PSIM dan Persik, Nelson Bawa 20 Pemain

> Sulut United Target Curi Poin dari PSIM, Ricky Nelson: Semua Pemain Bahaya, Bukan Cuma Gonzales

> PSIM vs Sulut United, Nelson: Wajib Curi Poin, Posisi Kita Rawan

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved