Lifestyle

Bikin Tubuh Lebih Bersih dan Sehat, Kenapa Makanan Organik Mahal?

Pola kerja petani tanaman organik dan biasa sangat berbeda. Para petani tanaman organik harus bekerja setiap hari

Bikin Tubuh Lebih Bersih dan Sehat, Kenapa Makanan Organik Mahal?
SHUTTERSTOCK
Makanan organik bebas kanker 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masyarakat yang mengonsumsi makanan organik semakin meningkat, seiring dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Makanan organik atau pola makan tanpa produk hewani atau vegan ini, selain bermanfaat bagi kesehatan, juga disebut menghasilkan jejak karbon paling minim.

Co-founder and Managing Director Burgreens, Helga Angelina, dalam paparannya menjelaskan, seorang pecinta daging akan menghasilkan 3,3 Karbon Dioksida per 2.600 kilo kalori dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

Sementara pelaku vegan rata-rata menghasilkan hanya 1,5 Karbon Dioksida per jumlah kalori yang sama.

Namun, tak sedikit orang yang menilai harga produk organik terlalu mahal untuk dikonsumsi sehari-hari.

Helga tak menampik hal tersebut. Menurutnya, harga produk organik memang bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat produk sejenis yang non-organik.

Baca: 7 Manfaat Kunyit yang Diakui Dunia Barat, Bisa Mencegah dan Mengobati Berbagai Penyakit

Baca: 10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, dari Sauna Hingga Konsumsi Kacang-kacangan

Baca: 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula dan Susu, Bersihkan Perut Hingga Antioksidan Bagi Tubuh

" Organik memang sayangnya sekarang seperti hanya affordable untuk kelas menengah ke atas karena demand belum banyak, supply juga terbatas."

Hal itu diungkapkan oleh Helga seusai diskusi bertema perubahan iklim di Pusat Kebudayaan Italia di Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Proses produksi pengaruhi harga jual

Namun, hal itu dikarenakan perbedaan proses produksi yang cukup besar. Apa sebabnya?

Halaman
1234
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved