NEWS

Pria Ini Posting Lambang Negara Yang Sudah Diubah, Dia Langsung Ditangkap Tim Siber Polisi

Tidak tahu apa sebenarnya yang ada dalam pikiran seorang pemuda diduga melakukan penghinaan terhadap lambang negara melalui media sosial

Pria Ini Posting Lambang Negara Yang Sudah Diubah, Dia Langsung Ditangkap Tim Siber Polisi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pemuda berinisal GP (24) tidak berkutik saat tim siber Polda Kalimantan Barat menyambangi rumahnya di Wajok Hilir pada Rabu (3/10/2019) malam 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tidak tahu apa sebenarnya yang ada dalam pikiran seorang pemuda diduga melakukan penghinaan terhadap lambang negara melalui media sosial.

Apakah hanya iseng atau entahlah. Kini pemuda asal Wajok Hilir Kecamatan Siantan diamankan tim siber Crime Ditreskrimsus Polda Kalbar.

Saat ditangkap pemuda berinisal GP (24) tidak berkutik. Tim siber Polda Kalimantan Barat menyambangi rumahnya di Wajok Hilir, Rabu (3/10/2019) malam.

Dia diduga melakukan tindak pidana ITE yaitu melakukan penghinaan terhadap lambang negara.

Dirinya merubah lambang negara yakni gambar serta dasar negara.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Kalbar Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah mengatakan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari Subdit 5 Direktorat Reskrimsus atau Subdit Siber Crime melakukan patroli di media sosial.

Kemudian menemukan akun yang mengunggah dan mengubah pancasila dan bunyi ke lima pancasila menjadi pancagila.

Baca: Minibus Terbakar, Api Muncul Dari Bagasi Berisi Drum, Diduga BBM, Sopir Tak Ada Saat Polisi Tiba

Baca: Selena Gomez Tampil Beda Sehari Sebelum Pernikahan Justin Bieber dan Hailey Baldwin

Baca: Pedangdut Cantik Ayu Ting Ting Menjadi Salah Satu Nominasi Wajah Tercantik Dunia 2019, Lihat Fotonya

Facebook Tribun Manado :

“Kemarin, Subdit 5 Direktorat Reskrimsus mengamankan seorang pemuda berusia 24 tahun asal Kabupaten Mempawah berinisal GP," kata Dir Reskrimsus Polda Kalbar pada Kamis (4/10/2019).

Lanjut Mahyudi, GP diamankan karena memposting lambang negara yang diubah menjadi pancagila dan mengubah bunyi pancasila.

"Ini merupakan hasil patroli media sosial yang dilakukan anggota siber, dan dilakukan profiling," katanya.

Halaman
12
Editor: Handhika Dawangi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved