Berita Minahasa

Polisi Bakal Maksimalkan Hukuman Pelaku Karhutla, Sugeng: Merusak Lingkungan Bakal Dikenakan UU PPLH

Kebakaran/pembakaran hutan dan lahan (Karhutra) menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan.

Polisi Bakal Maksimalkan Hukuman Pelaku Karhutla, Sugeng: Merusak Lingkungan Bakal Dikenakan UU PPLH
TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW
Polisi Bakal Maksimalkan Hukuman Pelaku Karhutla, Sugeng: Merusak Lingkungan Bakal Dikenakan UU PPLH 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran/pembakaran hutan dan lahan (Karhutra) menimbulkan dampak terhadap kerusakan lingkungan.

Tidak hanya sekadar musnahnya ekosistem, tapi kabut asap yang ditimbulkannya menjadi monster yang merusak kehidupan.

"Pembakaran hutan atau lahan merupakan kejahatan yang harus diperangi secara komprehensif oleh semua pihak," tegas Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK diwakili Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso.

Saat dikonfirmasi, Kamis (03/10/2019) dikatakannya salah satu upaya untuk membalas pelaku pembakaran hutan atau lahan adalah dengan mengenakan hukuman pidana penjara dan denda semaksimal mungkin.

"Ini untuk membuat efek jera dan menjadi pelajaran bagi yang melakukan perbuatan tersebut," tegasnya lagi.

Lanjutnya, kebakaran hutan atau lahan juga dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan hidup dan kerusakan lingkungan hidup, sehingga dapat dikenai sanksi berdasarkan UU PPLH.

Dikatakan juga, Karhutla adalah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa. Sebab asap yang dihasilkan oleh karhutla, sebagai bencana buatan yang terjadi akibat ulah manusia.

Karena masih kurangnya kesadaran masyarakat akan bahaya dan larangan membakar lahan.

"Karhutla dapat penimbulkan kerusakan hutan. Dan pelakunya tidak hanya orang perorangan, tetapi bisa juga dilakukan oleh korporasi," sebut Kasat.

Dengan adanya musim kemarau yang cukup panjang, kata dia, ada sebahagian masyarakat kurang sadar akan dampak pembakaran lahan, sehinga dapat menyebar luas dan membahayakan ekosistem yang ada.

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved