Siswa Tewas Usai Diganjar Guru

Heboh Meninggalnya Fanly Usai Diganjar Guru, "Sabar, Serahkan ke Pihak Berwajib"

Kasus tersebut mendapat perhatian mendapat dari berbagai kalangan masyarakat dan juga anggota DPRD Kota Manado.

Heboh Meninggalnya Fanly Usai Diganjar Guru,
kolasetribunmanado/Facebook Maz Jarwo
Fanly Lahingide 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Belum lama ini Manado dihebohkan dengan kasus meninggalnya Fanly Lahingide, seorang siswa di salah satu SMP swasta di wilayah Kecamatan Mapanget, Kota Manado.

Kasus tersebut tengah hangat menjadi perbincangan hingga di sosial media.

Bahkan kasus tersebut mendapat perhatian mendapat dari berbagai kalangan masyarakat dan juga anggota DPRD Kota Manado.

Jonas Ronny Makawata, salah satu legislator Manado yang ikut menanggapi kasus tersebut.

Ia mengatakan, dirinya sebagai anggota DPRD, turut prihatin atas kejadian tersebut.

"Apalagi sesuai fakta beredar di berbagai portal media siswa yang meninggal tersebut diduga akibat mendapatkan hukuman dari seorang guru di SMP itu," ucapnya, Rabu (2/10/2019).

Lanjutnya, pihaknya tak menyalahkan siapapun dalam kasus tersebut.

"Kami tidak ingin menyalahkan siapapun apakah itu salahnya guru, atau siapa, kita tetap menyerahkan kepada pihak berwajib untuk menyelidikinya," bebernya.

Menurutnya, kejadian tersebut tidak diinginkan semua pihak termasuk orang tua dan guru.

"Apalagi diketahui hanya karena masalah kecil. Kalau ada begitu banyak perkembangan di medsos tentang siapa yang salah, sekali lagi kami anggota DPRD mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Manado untuk menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib," ajaknya.

Lanjutnya, Ia meminta kepada orangtua dan kerabat dekat korban, untuk tetap bersabar dan berbesar hati mengikuti tindakan lebih lanjut dari kepolisian.

"Kami anggota DPRD Kota Manado menyampaikan turut berbelasungkawa, percaya bahwa segala sesuatu sudah diatur oleh pemilik kehidupan dan biarkanlah segala proses ini boleh berjalan sesuai dengan aturan hukum," terangnya.

Sekali lagi, legislator PDI Perjuangan itu mengimbau biarkanlah yang berwajib untuk menyelidiki.

"Jangan sampai kita mengira-ngira dan memperlebar masalah ini. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan oleh pihak kepolisian," tukasnya. (ana)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved