Berita Kotamobagu

18 Koordinator Petugas Agama Masukkan Laporan Triwulan untuk Insentif, Anggaran Capai Rp 4 Miliar

Musran Modeong warga Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, tampak harus antre, di ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Kotamobagu.

18 Koordinator Petugas Agama Masukkan Laporan Triwulan untuk Insentif, Anggaran Capai Rp 4 Miliar
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
18 Koordinator Petugas Agama Masukkan Laporan Triwulan untuk Insentif, Anggaran Capai Rp 4 Miliar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Musran Modeong warga Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, tampak harus antre, di ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Kotamobagu, Kamis (03/10/2019).

Ia duduk bersama dengan beberapa orang lainnya yang sementara antre.

Di tangannya ada berkas sejumlah yang berisi laporan petugas agama Islam di Molinow, selama tiga bulan terakhir, untuk dimasukkan ke petugas bagian Kesra.

"Ini semua berkas kinerja petugas agama, khususnya yang Islam Molinow, yaitu imam, pegawai syar'i, dan guru ngaji," katanya.

Semua harus dilaporkan kepadanya dulu, khusus petugas agama Islam di Molinow, karena dirinya ada koordinator.

Ia bersama 17 koordinator lainnya dari beberapa daerah dan lintas agama memang harus memasukkan laporan kinerja setiap triwulan, sebagai dasar untuk pengajuan pencairan dana petugas agama dan guru ngaji di Pemkot Kotamobagu.

Adin Mantali Kabag Kesra Kota Kotamobagu mengatakan, dari 18 koordinator tersebut semuanya lintas agama.

"Memang setiap tri wulan mereka masukkan laporan, untuk pengajuan tunjangan triwulan berikutnya, dan ini sudah masuk triwulan ke empat," kata dia.

Dan untuk triwulan keempat ini, mereka diberikan kesempatan untuk memasukkan berkas hingga 4 Oktober.

Total ada 453 petugas agama, dan 170 guru ngaji yang diberikan insentif tiap triwulan oleh Pemkot Kotamobagu.

Halaman
12
Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved