Berita Minahasa

Mulai dari Banjir Hingga Gunung Meletus, TNI Wajib Membantu

Sosialisasi itu digelar di Aula Pertemuan Kantor Kelurahan Wawalintouan Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (02/10/2019).

Mulai dari Banjir Hingga Gunung Meletus, TNI Wajib Membantu
TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW
Mulai dari Banjir Hingga Gunung Meletus, TNI Wajib Membantu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Staf Komando Distrik Militer 1302/Minahasa Mayor Inf Feky Welang ambil bagian dalam kegiatan sosialisasi pengurangan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di daerah rawan bencana pada.

Sosialisasi itu digelar di Aula Pertemuan Kantor Kelurahan Wawalintouan Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (02/10/2019).

Sosialisasi yang dihadiri Kasdim tersebut, beliau tampil mewakili Komandan Kodim 1302/Minahasa Letkol Inf Slamet Raharjo memberikan materi tentang beberapa jenis bencana yang rawan menimpa wilayah Sulawesi Utara khususnya daerah Kabupaten Minahasa diantaranya, gunung meletus, tanah longsor, banjir, karhutla, tsunami serta angin puting beliung.

Akan hal itu, Kasdim menyampaikan bahwa, "semua anggota TNI dimanapun berada dan bertugas, berkewajiban dan terlibat langsung dalam membantu penanggulangan bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi," ucapnya.

Lanjut Kasdim, "saya juga menghimbau, bahwa penanggulangan bencana ini merupakan tugas kita bersama dan bukan hanya tugas satu kelompok atau instansi tertentu saja," ujarnya kepada seluruh peserta Sosialisasi yang hadir saat itu.

Demikian halnya juga mewakili Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minahasa AKP Sugeng Wahyudi Santoso selaku Kasat Reskrim Polres Minahasa memberikan penjelasan tentang kebakaran lahan merupakan kebakaran yang terjadi diluar hutan dan kebakaran hutan adalah kebakaran yang terjadi didalam hutan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupate Min Frits Muntu yang hadir mewakili Bupati Minahasa Royke Oktavian Roring menyampaikan pemaparan soal dampak musim kemarau.

"Pada akhir akhir ini wilayah kita sedang mengalami kemarau yang panjang sehingga rawan terjadi bencana kebakaran lahan dan hutan yang berdampak akan polusi udara yang mengganggu kesehatan terutama pernafasan," katanya.

Lanjut Sekda mengakhiri sambutannya, "maka dari itu kita semua wajib mengantisipasi dan mencegah bencana tersebut dengan bergandengan tangan serta bersinergi," tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Bupati Minahasa Sekda Frit Muntu, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Minahasa Johanis Pesik SIP, Kasdim 1302/Minahasa Mayor Inf Feky Welang, Mewakili Kapolres Minahasa Kasat Reskrim AKP Sugeng Wahyudi Santoso SH SIK, Camat Tondano Barat Drs Robert Tualangi, Sekcam Tondano Barat, Sekcam Tondano Timur dan Para Lurah Kabupaten Minahasa.

Halaman
12
Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved