Berita Minahasa

Terjadi Karhutla, Warga Berbondong-bondong Padamkan Api setelah Dengar Pengumuman Toa Gereja

Kebakaran hutan kembali terjadi di hutan perbatasan antara perkebunan Desa Kinaleosan dan Makalisung, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (01/10/2019).

Terjadi Karhutla, Warga Berbondong-bondong Padamkan Api setelah Dengar Pengumuman Toa Gereja
ISTIMEWA/FACEBOOK FRANS MUKUAN
Terjadi Karhutla, Warga Berbondong-bondong Padamkan Api setelah Dengar Pengumuman Toa Gereja 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebakaran hutan kembali terjadi di hutan perbatasan antara perkebunan Desa Kinaleosan dan Makalisung, Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (01/10/2019).

Kinaleosan masih masuk dalam wilayah Minahasa, sedangkan Desa Makalisung Bawah sudah masuk wilayah Minahasa Utara.

Kejadian berawal saat ada salah satu warga Kinaleosan melihat, ada kebakaran dan mulai membesar dan langsung kembali ke Kinaleosan.

Kurang lebih lima kilometer dari kebakaran ke Kinaleosan, setelah sampai ke kampung Ia langsung menyampaikan kepada suami pendeta gereja setempat.

Dengan serentak suami pendeta bernama Rommy Mulder, langsung mengumumkan melalui toa gereja.

Pengumuman membuat heboh warga, mereka langsung bergegas di bawah pimpinan para perangkat desa.

Kurang lebih 100 orang yang langsung ke lokasi kejadian, dengan membawa tangki air yang sering digunakan warga untuk menyemprot rumput.

Menurut Frans Mukuan kebakaran, kalau tidak dipadamkan akan masuk perkebunan warga.

"Bersukur kami cepat datang, dengan pengumuman yang kami dengar. Kurang lebih sejam kami sudah bisa memadamkan api, yang di pinggir perkebunan tetapi yang di bawah masih ada asap yang membumbung, "ucap Frans.

Warga sampai sekarang masih berjaga, untuk memastikan jangan sampai masih ada api dan kembali terjadi.

Halaman
12
Penulis: Fistel Mukuan
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved