News

Program Upsus Siwab Penganti Sapi Jantan, Jefri Sebut Populasi Meningkat

"Kami kesulitan mencari sapi jantan untuk dikawinkan setelah masa betina birahi pasca dua bulan melahirkan," ujar Jufri Mokoginta, Minggu (29/9/2019).

Program Upsus Siwab Penganti Sapi Jantan, Jefri Sebut Populasi Meningkat
Istimewa
Program Upsus Siwab Penganti Sapi Jantan, Jefri Sebut Populasi Meningkat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) di Bolaang Mongondow Timur, membantu petani ternak sapi meningkatkan populasi.

Menurut Jufri Mokoginta, petani ternak sapi di Paret mengatakan, program Upsus Siwab membantu petani dalam mencari sapi jantan.

"Kami kesulitan mencari sapi jantan untuk dikawinkan setelah masa betina birahi pasca dua bulan melahirkan," ujar Jufri Mokoginta, Minggu (29/9/2019).

Kata Jufri, masa melahirkan sapi sembilan bulan, setelah itu ada dua bulan sapi bisa beranak lagi, jika ada sapi jantan yang bakal dikawinkan.

Namun petani kesulitan mencari sapi tersebut, maka harus menunggu hingga enam sampai tujuh bulan. Adanya program Upsus Siwab, tidak menunggu lagi.

"Dalam satu tahun sapi, bisa dua kali bunting adanya program Upsus Siwab," ujar Jufri.

Lanjut dia, jika program ini berhasil, maka populasi sapi di Boltim meningkat.

Kepala Bidang Peternakan, dr Moch Insani mengatakan, program ini telah dijalankan beberapa bulan. Hasilnya akan ditunggu Desember berhasil atau tidak program Upsus Siwab.

"Kami masih tunggu keberhasilan program Upsus Siwab," ujar dr Moch Insani.

Kabupaten Boltim telah melampaui target Sulut tercatat target tahunan IB (Inseminasi buatan) 50 ekor, realisasi hingga September 71 ekor, sedangkan PKB target 50 ekor realisasi 95 ekor.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved