Berita Terkini

Pernah jadi Dosen Sri Mulyani, Fahri Hamzah Sering Disebut Nga Fokus: Dia Tidak Suka Saya

Rancangan Undang-undang yang akan segera disahkan oleh DPR RI ditolak oleh para mahasiswa di Indonesia.

Pernah jadi Dosen Sri Mulyani, Fahri Hamzah Sering Disebut Nga Fokus: Dia Tidak Suka Saya
Twitter
Fahri Hamzah.jpg1 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rancangan Undang-undang yang akan segera disahkan oleh DPR RI ditolak oleh para mahasiswa di Indonesia.

Bentuk penolakan tersebut dilakukan dengan demonstrasi selam dua hari dari mahasiswa.

Salah satunya kumpulan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang melakukan demonstrasi di berbagaoi daerah.

Dikutip Gridhot dari Kompas.com, menanggapi aksi tersebut, wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah mempertanyakan aksi demo mahasiswa.

"Itu (KUHP lama) mazhab lalu. Itu yang kita lawan. KUHP ini adalah KUHP demokrasi, negara batasi segala bentuk tindakan yang sifatnya represif terhadap rakyat.

"Kok kita pengin balik kolonial, ada apa?," kata Fahri, Selasa (24/9/2019), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Baca: VIRAL, Ketua BEM UGM Skak Mat Moeldoko, Fahri Hamzah, Yasonna Laoly: Agak Kurang Update Ya

Baca: VIRAL Foto Jadul Adian Napitupulu, Fahri Hamzah, Fadli Zon Saat Jadi Aktivis: Kayaknya Pemain Lama

Baca: VIDEO Najwa Shihab Berkali-kali Minta Fahri Hamzah Jawab Pertanyaan : Permainan Apa Bang Fahri?

Fahri mengatakan kalau beberapa pasal seperti unggas yang masuk ke pekarangan orang lain dan tentang gelandangan sebenarnya sudah ada di KUHP lama.

"Itu ada di KUHP lama, bukan KUHP baru. Di KUHP baru dijadikan denda. Masalahnya apa? Kita ini ingin dianiaya negara. Memang mentalitas kita jelek. Kita ini sebenarnya feodal. Kita ini ingin ada Ratu Adil, ada yang menyiksa, ada yang mengontrol kita," ujarnya.

Komentarnya mengenai RUKHP selalu mendapatkan kritikan dari masyarakat.

Bahkan perannya di DPR RI beberapa kali menjadi kontroversi.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved