News

Mixed Team Bridge Melaju ke Babak 8 Besar, Senior Gagal

"Walaupun Tim Polmany berusaha mengejar ketinggalan tapi tidak kesampaian. Tim Polmany menang 39-32 Imp namun tetap kalah 9 imp," katanya.

Mixed Team Bridge Melaju ke Babak 8 Besar, Senior Gagal
ISTIMEWA
Mixed Team Bridge Melaju ke Babak 8 Besar, Senior Gagal 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Indonesia Mixed yang diperkuat Lusje Bojoh, Conny F Sumampouw, Ernis Sefita, Taufik Asbi, Denny Sacul dan Anthony Soebroto dengan NPC Santje Panelewen membuat kejutan besar di arena The 12th World Transnational Open Team Championship di Wuhan, China.

Pada babak 32 besar mereka tampil brutal dan mengalahkan salah satu tim favorit China Open dengan 35-29 imp di segmen pertama dan kemudian pada segmen kedua menang lagi 27-19 Imp.

"Sayang sekali kemenangan Tim Mixed tidak diikuti Tim Indonesia Senior yang diperkuat Henky Lasut, Eddy Manoppo, Bambang Hartono, Tanudjan Sugiarto, Apin Nurhalim dan Bert Toar Polii serta NPC Paulus Sugandi. Tim Senior banyak berbuat kesalahan sendiri sehingga harus mengaku kalah terhadap tim JINSHUO dari China," kata Bert Toar Polii.

Ia mengatakan selanjutnya Tim Mixed Indonesia bertemu tim Polmany, gabungan pemain dari Polandia dan Jerman yang diperkuat salah satu pemain terbaik putri dunia yang juga meraih gelar grandmaster open Sabine Auken.

Melawan tim Polmany, Indonesia langsung unggul 35-16 Imp dan mereka sanggup mempertahankan sampai berakhirnya segmen 2.

"Walaupun Tim Polmany berusaha mengejar ketinggalan tapi tidak kesampaian. Tim Polmany menang 39-32 Imp namun tetap kalah 9 imp," katanya.

Ia mengatakan hari ini di babak 8 besar, Indonesia akan berhadapan dengan salah satu tim China. Di babak 16 besar memang para pemain China menguasai arena dengan mengirimkan 9 wakilnya.

"Semoga keperkasaan tim Mixed Indonesia karena seperti yang dikemukakan Piere Zimmerman dari Swiss yang juga salah satu favorit juara yang kalah di babak 32 besar, targetnya harus lolos dulu ke babak knock-out. Dibabak knock-out semua bias terjadi karena sudah tidak ada lagi istilah tim kuat dan lemah," katanya.

Sementara itu Open Team yang mencoba peruntungan di Wuhan Grand Prix harus puas berada di peringkat 9 dari 60 peserta. Padahal tim yang diperkuat Noldy George/Robert Parasian, Leslie Gontha, Stefanus Soepeno dengan NPC sempat lama bertengger di peringkat 3 besar.

1 ONE ESSENTIAL OF RED
66.00
2 JSQX NJZS BRIDGECLUB
65.00
3 PIONEERS
61.00
LATVIA
61.00
5 AUSTRALIA OPEN
58.00
UICC WUHAN
58.00
7 HUAXINHUANBAO
57.00
WARHORSE
57.00
9 INDONESIA Open
56.00
10 CHINA HUOCHETOU
55.00

Baca: Berunjuk Rasa, Satu Mahasiswa Meninggal Dunia, Luka Parah di Bagian Dada Kanan, Polisi Selidiki

Baca: Ribuan Personel TNI Akan Berpindah Tugas, Begini Jumlah Anggota Mabes Yang ke Wilayah Ibu Kota Baru

Baca: Diperiksa KPK, Imam Nahrawi Berpeluang Langsung Kenakan Rompi Orange, Ini Penjelasannya

Facebook Tribun Manado :

Baca: Aksi Demonstrasi Mahasiswa, 2 Universitas Sulut Tidak Ikut Serta: Kami Mengambil Langkah Preventif

Baca: Jokowi Pertimbangkan Terbitkan Perppu KPK, Ketua DPR: Kami Dukung Sepenuhnya

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG Jumat 27 September 2019, Ada Daerah Yang Diguyur Hujan Saat Dini Hari

Instagram Tribun Manado :

Subscribe YouTube Channel Tribun Manado :
Penulis: David_Manewus
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved