Berita Boltim

Tak Ada Air, Tanaman Jagung Seluas 5 Hektare Terancam Gagal Panen

Lahan seluas lima hektare di Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, yang ditanami jagung terancam gagal panen.

Tak Ada Air, Tanaman Jagung Seluas 5 Hektare Terancam Gagal Panen
TRIBUN MANADO/VENDI LERA
??Harga Jagung Mulai Naik Rp 3.600 per Kilogram 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lahan seluas lima hektare di Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara, yang ditanami jagung terancam gagal panen.

Pasalnya, lahan seluas lima hektare berdampak kekeringan, di musim kemarau hampir dua bulan ini.

Menurut Kepala Seksi Pangan, Dinas Pertanian, Pratiwi Muliady, ada laporan dari penyuluh pertanian, bahwa lima hektare jagung di Kecamatan Tutuyan bakal gagal panen.

Dinas Pertanian Boltim, sudah menyiapkan pompa air, namun persoalannya tidak ada sumber air di sekitar lahan tersebut.

"Kami sudah sampaikan untuk segera selesaikan masalah tersebut. Dengan gunakan cara lain," ujar Pratiwi Muliady, Selasa (24/09/2019).

Kata dia, memang lahan itu sulit disiram, karena medan berat dan tidak ada akses masuk keluar kendaraan.

Selain itu, ada juga di beberapa lokasi yang sudah mulai dampak kekeringan seperti di Kotabunan 11 hektare, Tutuyan lima hektare dan Motongkad delapan hektare.

Rata-rata tanaman jagung sudah tidak berbuah lagi, karena kurang air.

Kepala Seksi Kelambagaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana, Zulkifly Lahai mengatakan, ada delapan unit pompa yang bakal disalurkan ke kelompok petani, untuk membantu proses penyiraman tanaman.

Bantuan tersebut diberikan Dinas Pertanian Provinsi Sulut, untuk petani Boltim, dalam mengatasi kekurangan air di musim kemarau.

Halaman
12
Penulis: Vendi Lera
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved