Berita Terkini

Glenn Fredly Minta Jokowi Hentikan Pendekatan Militeristik: Jangan Biarkan Ada Korban

Glenn meminta Presiden Jokowi melakukan upaya agar tak ada lagi cara kekerasan yang digunakan dalam meredam berbagai huru-hara di Tanah Papua.

Glenn Fredly Minta Jokowi Hentikan Pendekatan Militeristik: Jangan Biarkan Ada Korban
google
Glenn Fredly 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Situasi di Indonesia belakangan ini mengalami gejolak yang cukup besar.

Salah satunya aksi unjuk rasa yang terjadi di daerah papua.

Musisi Glenn Fredly turut menyuarakan pendapatnya tentang permasalahan di Papua yang sedang memanas.

Glenn meminta Presiden Jokowi melakukan upaya agar tak ada lagi cara kekerasan yang digunakan dalam meredam berbagai huru-hara di Tanah Papua.

"Tolong hentikan pendekatan militeristik serta bebaskan para tahanan politik seperti yang bapak inginkan dan juga yang pernah bapak sudah lakukan sebelumnya membebaskan para tahanan politik Maluku maupun Papua," tulis  Glenn di akun Instagram-nya, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (24/9/2019). 

Ia merasa dialog terbuka dengan ketulusan untuk memberikan suasana damai jauh lebih tepat untuk diterapkan saat ini.

Baca: NKRI Tegas, Begini Nasib 318 Mahasiswa Perusuh Tragedi Wamena Jayapura, Penyeru Kemerdekaan Papua

Baca: Pemimpin Papua Keluarkan Pernyataan Tegas: Tidak akan Diampuni, Jangan Jadi Korban Referendum

Baca: Anggota TNI AD Praka Zulkifli Gugur saat Kerusuhan Wamena Papua, Kepala Dibacok saat Istirahat

Lanjut Glenn, hal itu agar tak semakin menambah korban luka maupun jiwa atas rentetan kerusuhan yang terjadi di beberapa wilayah Papua.

"Please pak, jangan biarkan ada korban akibat kekerasan jatuh lagi di tanah Papua baik dari sipil maupun militer..," ucap Glenn.

"Papua adalah tanah perdamaian yang sudah selayaknya memiliki hak demikian dan cara penyelesaian masalah Papua adalah wajah serta martabat kita semua sebagai Indonesia.. Tuhan memberkati kita semua.. #sayabersamajokowi," sambungnya. 

Sebelumnya aksi unjuk rasa siswa di Kota Wamena, Papua, Senin (23/9/2019) berujung rusuh.

Halaman
1234
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved