News

Pengen Wisata Kuliner di Manado Bayarnya Nontunai? Ini Tempatnya

"Transaksi non tunai lebih aman daripada transaksi tunai karena membawa uang secara berlebihan saat berpergian berisiko."

Pengen Wisata Kuliner di Manado Bayarnya Nontunai? Ini Tempatnya
Net
Ilustrasi pembayaran nontunai 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - BNI Kanwil Manado terus melakukan inovasi dalam rangka memasyarakatkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Teranyar, BNI Kanwil Manado bekerja sama dengan Kawasan Megamas Manado menjadikan area Jangkar Sandar Megamas sebagai pusat kuliner nontunai di Kota Manado.

Peresmian BNI Jangkar Sandar Megamas telah dilaksanakan Jumat (20/9/2019) malam. Pemimpin Wilayah BNI Manado Dandy Sjamsudin mengatakan, Jangkar Sandar Megamas menjadi pusat kuliner nontunai untuk mendorong gerakan penggunaan alat pembayaran nontunai yang dicanangkan oleh Bank Indonesia pada 14 Agustus 2014.

Sebelumnya, BNI telah sukses dengan BNI Digital Branch Banking Café Indoor Community Cashless. Kali ini, BNI kembali ber-Inovasi dengan mengembangkan outdoor community cashless BNI Jangkar Sandar bekerja sama dengan PT Mega Jasakelola Kawasan Megamas Manado.

Ia mengatakan, implementasi dari program itu, semua transaksi di BNI Jangkar Sandar Megamas wajib dilakukan secara nontunai.

"Pengunjung bisa melakukan pembayaran melalui TapCash BNI atau kartu BNI lainnya," katanya.

Seluruh tenant di BNI Jangkar Sandar telah menjadikan channel EDC BNI sebagai channel transaksi untuk melayani semua alat pembayaran, mulai dari TapCash, LinkAja, kartu kredit, kartu debit, milik Bank BNI maupun bank lain.

Kepala OJK Sulutgomalut Slamet Wibowo mengatakan, GNNT bertujuan memberi kemudahan kepada masyarakat. OJK mengapresiasi langkah BNI yang terus berinovasi menciptakan pusat-pusat transaksi nontunai.
"Transaksi non tunai lebih aman daripada transaksi tunai karena membawa uang secara berlebihan saat berpergian berisiko," kata Slamet.

Selain itu, transaksi non tunai lebih higienis dibandingkan uang tunai, karena biasanya uang tunai yang selalu berpindah-pindah tangan banyak mengandung bakteri.

Lalu, transaksi non tunai lebih banyak pilihan, seperti kartu debit, kredit, pembayaran online, Tapcash , LinkAja dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi dibandingkan transaksi tunai.

"Transaksi non tunai juga dapat mengurangi peredaran uang palsu dan
menghemat waktu transaksi," jelas dia. (ndo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fransiska_Noel
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved